Ujang Guru Kelas SDN 1 Purbayani Beraksi Lagi

Share posting

Liputan Ekslusif

Oleh : Yani Supriatna, SP., MP.

Ujang Guru Kelas SDN 1 Purbayani Beraksi Lagi(foto oleh Yani Supriatna-grahabignews.com)

Garut – Ujang Setiawan F, S.Pd melanjutkan aksinya sesuai dengan program dan sasarannya di minggu ke 3 dalam masa belajar di rumah saja/belajar mandiri bagi peserta didik. Senin, 27 April 2020.

Dengan belum berakhirnya pandemi virus corona di Indonesia, maka masa belajar mandiri di rumah saja diperpanjang sampai dengan tanggal 13 Mei 2020 disemua tingkatan pendidikan (Work From Home).

Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Mempan RB Tjahyo Kumolo Nomor 50 tahun 2020 tentang perubahan SE Nomor 19/2020 yang mengatur sistem kerja ASN selama pandemi covid – 19.

Kebijakan yang ditetapkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Garut Nomor 443.2/904/kersa tanggal 16 Maret 2020 tentang tindak lanjut Pencegahan Corona Virus Disease – 19, diperpanjang masa berlakunya sampao dengan tanggal 13 Mei 2020, maka kegiatan belajar mandiri di rumah saja bagi semua peserta didik disemua tingkatan diperpanjang pula.

Ujang salah satu guru kelas SDN 1 Purbayani Kecamatan Caringin Garut bagian Selatan tidak bisa tinggal diam di rumah saja, walau anjuran seperti itu, tapi bgai Ujang tidak mengingat dengan segala keterbatasan dan kendala para peserta didiknya ( ada yang tidak punya Hp android, ada yang punya Hp android kuota internetnya tidak punya, dan tidak terjangkaunya canel TVRI).

Maka demi tercapainya proses belajar mengajar dan tersampaikannya materi pelajaran bagi para siswanya. Menurut ujang di minggu ke 3 dalam masa belajar di rumah tahap ke 4, masih ada 3 tema pembelajaran yang tersisa di semester 2 yang belum tersampaikan. Sehingga Ujang rela berkeliling ke rumah- rumah siswanya untuk memberikan materi pelajarannya dan memberikan masker kepada para siswa yang dikunjunginya.

Ketika ditanya, apakah sudah ada/mendapatkan bantuan dari Kadisdik maupun dari Pemda Garut, Ujang mengaku belum pernah dan tidak tahu apakah akan ada bantuan atau penghargàan dari Dinas yang menaungi dia bekerja atau dari Pemda katanya, dia hanya tahu bahwa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong, S.Pd,. M.Si menyatakan statement/ memberikan pernyataan di salah satu media online, bahwa dia akan memberi hadiah kepada guru yang mengajar keliling ke rumah-rumah siswa, tapi alhamdulillah sampai saat ini belum ada,tandasnya.

“yah saya mah haya menjalankan tugas dan menggugurkan kewajiban saya sebagai guru dan sebagai abdi negara dah itu saja”, pungkasnya sederhana tapi syarat makna.

 

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *