Dr. Amir Yanto, S.H., MM., MH., Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan RI Bersama H Derajat (foto istimewa-grahabignews.com)
Titikane aluhur, alusing solah tingkah budi bahasane lan legawaning ati, darbe sipat berbudi bawaleksana.
Artikel Ekslusif
Oleh : H Derajat
Ciri khas orang mulia yakni, perbuatan dan sikap batinnya halus , tutur kata yang santun, lapang dada, dan mempunyai sikap wibawa, luhur budi pekertinya.
Ada seorang yang miskin bertanya pada Sang Guru Bijak,
“Mengapa aku menjadi orang yang sangat miskin dan selalu mengalami kesulitan hidup…?”.
Sang Guru menjawab,
“Karena engkau tidak pernah berusaha untuk memberi pada orang lain.”
“Tapi saya tidak punya apapun untuk di berikan pada orang lain,” jawab si miskin.
Sang Guru Bijak berkata :
“Sebenarnya engkau masih punya banyak untuk engkau berikan pada orang lain.”
“Apakah itu, guru….?”
Sang guru mejawab :
Jadi sesungguhnya kamu bukanlah miskin, hanya saja engkau tidak pernah mau memberi pada orang lain.
Itulah yang menyebabkan orang lain juga tidak pernah mau memberikan apapun pada dirimu.
Engkau akan terus seperti ini, jika engkau tidak mau memberi dan berbagi pada orang lain atau siapapun.
Pulang dan berbagilah pada orang lain dari apa yang masih engkau punya, agar orang lain juga mau berbagi denganmu.
Memberi tidak di tentukan oleh seberapa besar atau kecil, tapi berdasarkan kebutuhan.
Ada yang butuh didengarkan
Ada yang butuh dikuatkan
Ada yang butuh diperhatikan
Ada yang butuh disemangati
Ada yang butuh diberi Pengharapan
Sahabatku, ….
SELALU LAKUKAN YANG TERBAIK,
Apa yang kita TANAM sekarang akan kita TUAI di kemudian Hari.
Ketika kita menanam PADI mungkin rumput ikut Tumbuh, ketika kita menanam Rumput tidak mungkin Padi ikut Tumbuh
Jadi,
Ketika kita melakukan KEBAIKAN mungkin hal buruk bisa terjadi
…. TAPI ….,
Ketika kita melakukan KEBURUKAN tidak mungkin muncul KEBAIKAN.
MARI, TETAPLAH BERBUAT KEBAIKAN SEKECIL APAPUN YANG BISA KITA LAKUKAN… ( Walaupun hanya berupa doa / senyuman / sapaan ringan yang baik ).
Pangucap iku bisa dadi jalaran kebecikan. Pangucap uga dadi jalaraning pati, kesangsaran, pamitran. Pangucap uga dadi jalaraning wirang.
Ucapan itu dapat menjadi sarana kebaikan, sebaliknya ucapan bisa pula menyebabkan kematian, kesengsaraan. Ucapan bisa menjadi penyebab menanggung malu.
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More
Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan lomba… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More
Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More
Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More