Berita

Wakil Bupati Garut Hadiri Sosialisasi Pengendalian Covid-19 di Pondok Pesantren

Share posting

OLeh ; Wiishnoe Ida Noor

 

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menghadiri acara Sosialilasi Pengendalian Covid-19 di Pondok Pesantren, dalam rangka Peringatan HKN 2020, yang digelar di Hotel Sabda Alam, Kabupaten Garut, Kamis (12/11/2020). (Foto : Yogi Budiman/Diskominfo Garut-grahabignews.com)

 

Garut – Wakil Bupati Gaut, Helmi Budiman, menghadiri acara Sosialisasi Pengendalian Covid-19 di Pondok Pesantren (Ponpes), yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dalam rangka Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2020.

Helmi mengatakan, peringatan HKN ini sebagai salah satu waktu yang tepat untuk mensyukuri nikmat sehat yang diberikan oleh Allah SWT.

“Nikmat sehat itu kalau di-rupiah-kan, kalau kita diminta bayar oleh Allah, tentu tidak akan terbayar, jadi kita harus bisa mensyukuri dan menjaga kesehatan, “ ujar Helmi dalam acara yang digelar di Hotel Sabda Alam, Kabupaten Garut, Kamis (12/11).

Dimasa pandemi seperti ini, lanjut Helmi, setiap pondok pesantren harus mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan yang ada, sebagai bentuk meneladani Nabi Muhammad SAW.

“Untuk itu, bagi pondok pesantren diharuskan dapat menerapkan protokol kesehatan, karena sesuai dengan tuntunan Nabi, ketika kita bertemu dengan wabah itu harus menghindar. Menghindar, jika ditafsirkan dalam kondisi wabah Covid-19 saat ini yaitu dengan protokol kesehatan. Misalnya, 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan dengan sabun) adalah cara kita menghindari wabah, “ ucapnya.

Dalam acara yang dihadiri perwakilan pondok pesantren di Kabupaten Garut ini, Waki Bupati Garut, mengungkapkan salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh Ponpes dalam rangka penerapan protokol kesehatan adalah dengan memperketat akses keluar masuk pesantren. “Khusus bagi pondok pesantren, menghindar dari wabah ini juga bisa dengan menutup pesantrennya. Jika ada orang luar termasuk orang tua santri yang ingin menengok, ya jangan diberi izin, kecuali sudah diperiksa terlebih dahulu, sudah jelas negatif atau tidak terpapar virus maka bisa diperbolehkan untuk masuk ke wilayah pondok pesantren dengan tetap menerapkan 3 M tadi,” ungkap Helmi.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Garut, Tri Cahyo Nugroho, mengatakan digelarnya acara ini sebagai bentuk perhatian pihaknya terhadap Kesehatan masyarakat.

“Bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional, kami menggelar acara ini sebagai bentuk perhatian kami dari pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Agar seluruh masyarakat di Kabupaten Garut, termasuk warga yang ada di Pondok Pesantren tetap sehat wal’afiat.“ pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

10 jam ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

11 jam ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

11 jam ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

11 jam ago

Bupati Garut Buka Rakor GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan

Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More

12 jam ago

Bupati Garut Soroti Pembangunan Karakter Melalui Pramuka

Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More

12 jam ago