Berita

2021 Pembangunan Pasar Leles Dipastikan Pemda Garut Harus Sudah Jadi Dengan Kualitas DED

Share posting

Oleh : Wishnoe Ida Noor

Nia Gania Kepala Dinas Perdagangan, Energi, Dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut “2021 Pembangunan Pasar Leles Dipastikan Pemda Garut Harus Sudah Jadi Dengan Kualitas DED” (foto oleh Wishnoe Ida Noor-grahabignews.com)

Garut – Terhentinya pembangunan Pasar Leles, sempat hangat dan menjadi perbincangan publik, sehingga tak ayal menimbulkan tudingan tak sedap, bahwa pasar tersebut mangkrak, dan Pemda tutup mata.

Guna mengklarifikasi hal tersebut, di kawasan Merdeka Nomor 201 Kecamatan Tarogong Kidul, GrahaBigNews menemui Kepala Disperindag Energi, Dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut, Nia Gania, Selasa (15/12/2020).

Gania menandaskan, bahwa Pasar Leles itu bukan mangkrak, karena untuk tahap finishing sebelum terjadinya pengunduran diri dari pihak penyediia jasa/pihak pengembang untuk pendanaanya pihak Pemda sudah siap.

Kronologisnya lanjut Gania, pada tahun 2020 ini, sebenarnya kita akan menyelesaikan proses pembangunan pasar Leles dengan harga 7,5 miliar. Pada bulan Maret itu, pihak kami  sudah melakukan lelang dan semua itu menempuh mekanisme dengan melakukan perbaikan acuan kerja, dan RB. Dalam hal ini tidak mutlak kesalahan pemerintah, melainkan aturan yang harus kita penuhi.

Selnjutnya pada proses lelang ke 1 gagal, dan yang memberikan kekuasan gagal dan tidaknya, itu  bukan pihak kita, melainkan ULP. Selanjutnya di lelangkan pada tahap ke 2 ini prosesnya agak lambat, karena dari perusahaannya belum melengkapi persyaratan lainnya, tandasnya.

Ketika hasil lelang sudah dimenangkan oleh  salah satu PT dari Bekasi, sambungnya, tetapi 3 minggu kemudian PT tersebut menyampaikan ketidak sanggupannya untuk membangun pasar Leles,  karena terganjal dengan batas waktu dalam pengerjaan pembangunan pasar Leles yang harus usai 90 hari.

“ Maka,  atas hasil diskusi dengan Dalbang, PUPR, ULP, PPK, akhirnya dibatalkan untuk pembangunan pasar Leles finishing, padahal anggarannya sudah siap”, ujarnya.

Lebih lanjut Gania menegaskan, bahwa  pembangunan pasar Leles bukan mangkrak dibiarkan, melainkan pihak perusahaan tidak sanggup dengan waktu dalam pembangunan pengerjaannya, karena penyedia tidak berani menyelesikan pembangunan pasar dalam watu 90 hari dengan kualitas Detail Engineering Desain (DED).

“ Tahun 2021, Pasar Leles harus sudah jadi, dan jika itu sudah direalisasikan dilanjutkan dengan pembangunan pasar Cikajang”, pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

1 hari ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

1 hari ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

1 hari ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

1 hari ago

Bupati Garut Buka Rakor GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan

Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More

2 hari ago

Bupati Garut Soroti Pembangunan Karakter Melalui Pramuka

Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More

2 hari ago