Kepala Bidang Keseharan Masyarakat(Kesmas) Dinkes Kabupaten Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho (foto oleh Wishnoe Ida Noor-grahabignews.com)
Wawancara Eksklusif
Oleh : Wishnoe Ida Noor
Garut – Sebelum acara Pertemuan Rapat Koordinasi Dalam Rangka Percepatan Kabupaten Garut Open Defecation Free (ODF) Tahun 2022 yang diselenggarakan di Art Centre kawasan Proklamasi, Kamis (18/03.2021) GrahaBigNews melakukan wawancara khusus dengan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat(Kesmas) Dinkes Kbupaten Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho, bahwa acara ini adalah Rakoor Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Garut dalam upaya percepatan ODF.
Dijelaskan Tri, dalam upaya percepatan ODF ini, dimana masyarakat sudah stop Buang Air Besar sembarangan dan memang butuh perrcepatan dengan bergerak, dan masih dipandang belum cepat, sehingga Bapak Bupati mengumpulkan kita untuk melakuan percepatan ODF ini, karena dengan masyarajat tidak Buang Air Besar sembarangan, tentunya menjadi lebih baik lagi derajat kesehatan.
“ Pada acara ini di hadiri oleh Bapak Bupati, beberapa Kepala Dinas dari SKPD Dinas Kesehatan, BPMPD, BAPPEDA, PUPR, 42 camat, dan 67 kapus,” ujarnya.
Dirinya berharap, bahwa dengan diadakannya kegiatan ini, bahwa di tahun ini kita bisa deklarasi ODF Kabupaten Garut seperti arahan Bupati.
Disinggung GrahaBigNews, apa yang menjdi kendala dalam ODF ini? Dijelaskannya, bahwa hal itu ada beberapa hal, sebagaimana diketahui ODF itu perilaku masyarakat. Untuk tidak membuang air besar sembarangan, kendalanya bisa disebabkan oleh tingkat kesadaran masyarakat, sehingga masih memilih BAB di sungai, kebun, tapi juga belum ada air bersih.
Untuk itu masih kata dia, nantinya dalam Rakor ini bagaimana agar sarana air bersih bisa tersedia dengan sarana yang memadai seperti dengan dibuatkannya jamban, dan ini harus diselesaikan oleh Pemerintah Daerah terutama Camat dengan para Kepala Puskesmas, melalui Desanya masing-masing.
“Insya Allah semua sudah sepakat dan semangat, mudah-mudahan ada perubahan,’ harapnya.
Terkait pada masa pandemi covid-19 ini, selain upaya Rakor ini, menurutnya memang pihaknya mengalami kendala karena Civid-19 tersebut, karena salah satu kegiatan ODF adalah pemicuan yaitu masyarakat bergerombol berkerumun, dan melaksanakan rapat.
“Pada tahun 2020 pihak kami dalam melaksanakan program ODF ini memang mengalami kendala, karena memang harus menghindari kerumunan,” tandasnya.
Tetapi 2022 dengan telah dilaksanakan vaksiniasi yang sudah dimulai semuanya, mulai msayarajat dan tenaga kesehatan, hal ini tentunya sudah mulai ada perkembangan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan untuk bisa kembali meng-goalkan ODF tingkat Desa, Kecamatan, dan tingkat Kabupaten,pungkasnya.
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More
Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan lomba… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More
Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More
Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More