Warga Sakit Di Rumah Dinding Kardus Pemakaman Cianting Utara Diangkut Petugas

Share posting

Oleh : Nurlaela

Warga Sakit Di Rumah Dinding Kardus Pemakaman Cianting Utara Diangkut Petugas (foto oleh Nurlaela-grahabignews.com)

 

Purwakarta– Zaenal Arifin (61) warga yang sakit di sebuah rumah gubuk berdinding kardus area pemakaman wilayah Desa Cianting Utara di angkut petugas terkait ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta. Hal tersebut di saksikan aparat desa setempat, Kamis malam  (25/3/2021).

Menurut warga sekitar, rumah kardus yang depannya berlapis spanduk bergambar Bupati Purwakarta Hj. Ambu Anne Ratna Mustika membuat banyak prihatin warga yang menyaksikan, mengingat penghuninya pria tua dalam keadaan sakit sendirian.

Bisa jadi, sesekali keluarganya datang karena tidak jauh dari area pemakaman itu terdapat rumah warga dan keluarganya. Apapun alasannya sungguh ironis melihat pemandangan tidak elok, terlihat manusia yang sakit perlu bantuan, terlebih malam hari sendirian di gubuk kardus berpintu kain gorden.

Nyamuk siang dan malam seolah terbiasa hilir mudik terbang di area itu, seperti biasa nyamuk suka gigit, pasti gatal terasa dan menjengkelkan, sudah sakit di landa sepi karena banyak sendiri dengan berbagai alasan membuat sedih siapapun.

Semoga semua, kedepannya introspeksi sama-sama peduli nyata memperbaiki tata cara norma etika termasuk menghargai orang tua, anak-anak, teman, sahabat, kerabat dan siapapun di sekitar kita dan lingkungan lebih luas lagi dengan lebih meningkatkan saling menyayangi, mengasihi, memaafkan dan bertanggungjawab.

Kehidupan dunia kita suatu hari pasti berakhir, selagi bisa mari sama-sama saling mendukung kebaikan agar hidup indah dalam kebersamaan yang lebih berkualitas kemudian hari.

Sebagai makhluk sosial yang bernurani penting kita sehat, aman, nyaman, tetap peduli sesama, dukung pendidikan lebih berkualitas jujur agar hasil maksimal dengan selalu bersyukur.

Dimanapun kita berada, upayakan belajar lebih ditingkatkan dengan kesempatan yang kita miliki sesuai kemauan dan kemampuan masing-masing yang harus dipertanggungjawabkan kini dan nanti sebagai manusia yang beradab.

 

 

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *