Pelaksanaan Pembangunan TPT Sub.Das Cigembong Blok Panggilingan Desa Pasirwangi Kec. Pasirwangi Kab. Garut.
Oleh: Rudi Herdiana
Garut – Tofografi Kec. Pasirwangi Kab. Garut merupakan daerah pegunungan dengan kontur tanah yang relative gembur. Tak ayal, kerap tanah terutama disekitar Sub Daerah Aliran Sungai (Sub.DAS) yang terkikis yang mengakibatkan terhambatnya aliran air sehingga menimbulkan banjir ke permukiman.
Salah satu daerah yang kerap terjadi banjir adalah Kp. Panggilingan Desa Pasirwangi Kec. Pasirwangi akibat luapan air dari Sub.DAS Cigembong Blok Panggilingan yang meluap. Untuk itu, berdasarkan pengajuan warga, tahun ini Dinas PUPR Garut membangun tembok penahan tanah (TPT) di lokasi tersebut.
Atas dasar itu, salah satu Tokoh Masyarakat Desa Pasirwangi Kec. Pasirwangi, Hj. Nani Siti Sumarni yang akrab dipanggil Hj. Eni, dirinya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Dinas PUPR Kab. Garut atas responsive serta memperhatikan kepentingan warga kami.
Selama ini, lanjut Hj. Eni, khususnya warga Kp. Panggilingan di saat musim hujan sering kebanjiran, karena luapan air yang berasal dari Sub.DAS Cigembong blok Panggilingan. Tentunya, dengan dibangunnya kirmir tersebut dapat meredam rasa was was warga di kala musim hujan.
Hj. Eni berharap, Dinas PUPR Garut di bawah pimpinan Hj. Luna Avriantini, M.T, melanjutkan pembangunan TPT Sub.DAS Cigembong. Pasalnya, masih ada beberapa kampung yang terkena dampak banjir akibat luapan irigasi Cigembong.
“Sub.DAS Cigembong melintasi beberapa kampung, sering terkikis sehingga tanahnya ambruk ke irigasi dan terjadilah banjir. Bahkan, saat musim hujan pernah terjadi tempat pemakaman umum (TPU) yang habis terkena banjir,” imbuh dia.
Sebagai tokoh warga dirinya berpesan, khususnya kepada pelaksana kegiatan agar pengerjaannya sesuai dengan RB dan arahan dari dinas, sehingga hasil pembangunan TPT tersebut berkualitas serta mampu bertahan lama.
Sementara Pelaksana Lapangan CV. Purba Insani menjelaskan, bahwa pembangunan TPT Sub.DAS Cigombong Blok Panggilingan sesuai Rencana Biaya (RB) sepanjang 36, 5 meter, tinggi dari pondasdi 4,2 meter, lebar pondasi 1,2 meter dan lebar atas 50 cm.
Sementara bahan bahan yang dipergunakan, batu belah, pasir Cilopang & Leles, semen Holcin, besi beton 12 full dan untuk ring besi 8 dengan jumlah pekerja perhari sebanyak 9 orang ditambah kepala tukang 1 orang.
Dijelaskan dia, kami akan semaksimal mungkin menerapkan pembangunan sesuai RB, malah sebagai rasa tanggung jawab moril karena ada titik yang cukup rawan di pasang 5 bronjong dan panjang kirmir 4 meter. “Realisasi di lapangan, panjang TPT menjadi 40,5 meter di tambah bronjong, di mana penambahan itu tidak tercantum dalam RB,” jelasnya.
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More
Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan lomba… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More
Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More
Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More