Oleh : Abah Litbang
Garut – Air merupakan salah satu urat nadi dalam kehidupan bagi mahluk hidup di jagat raya ini, tata kelola air sudah diatur dengan undang-undang Sumber Daya Air, dari mulai air tanah, sumber mata air dan air sungai.
Hal itu sudah jelas aturanya, tapi dalam dinamika kehidupan masalah air sering membawa permasalahan yang sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari.
Dua bulan terahir warga Tarogong Kaler khususnya warga Perumahan Pepabri Pasir Lingga Indah, sangat kecewa dengan pelayanan pihak penyedia air bersih yaitu pihak Perumda Air Minum Tirta Intan Garut.
Kecewaan itu ditilai oleh warga setempat, karena pihah perusahaan tidak mampu membagi jadwal yang tepat untuk menyediakan air.
Salah seorang ibu warga Perum PepabriPasir Lingga IndahIbu Euis Maryati yang akrab disapa Ua yang mewakili emak-emak mengaku pada GrahaBigNews bahwa pihaknya pernah berupaya memediasi dengan mendatangkan pihak PDAM untuk menjelaskan kondisi yang sesungguhnya, namun sayang sang penentu kebijakan tidak bisa hadir karena ada kepentingan lain yang tidak bisa diwakilkan.
“Yang datang waktu itu cuma Bagian hublang dan Tehnik dari Kancab Tarogong Kaler sebanyak empat orang,” tuturnya.
Dalam pertemuan itu lanjut Ibu Euis, terjadi beberapa kesepakatan untuk mengatasi permasalahan dan mencari solusi sesuai dengan tupoksi masing-masing. Namun, belum satu bulan berjalan, masalah timbul lagi air mati jam 06 pagi dan nyala pukul 21.00 wib malam dan datang dengan kondisi air keruh.
Ibu Euis Maryati yang akrab di sapa Ua oleh warga, membenarkan kondisi suplai air tidak menentu dan pengaturan jadwal gilir semrawut.
“Pada intinya warga sangat kecewa, padahal kewajiban konsumen selalu dipenuhi ( bayar sesuai waktu, ada pun yang belum bayar, itu kan tidak semua pelangan tidak bayar, warga sangat ngerti dengna kewajibanya,” tandas Ua.
Pihaknya berharap, bahwa kami selaku konsumen minta tolong kepada pihak PDAM, agar memperbaiki Pelayanan dan jangna kecewakan Konsumen, pungkasnya.
Warga juga menyadari, mungkin ada kebocoran di lapangan, dan hari ini Minggu (06/02/2022) pihak GrahaBigNews mencoba menghubungi salah seorang Bagian Tehnisi lapangan via telphone dan membenarkan di daerah jl. Rancabango ( warung cendol ) ada kebocoran yang menyebabkan air dari luar masuk.
Belum puas dengan penjelasan dari pegawai PDAM bagian lapangan, GrahaBigNews mencoba menyelusuri Pompa air yang di PUPR, dan ternyata Pompa air di PUPR hanya bertahan kurang lebih 2 tahun bisa operasi sekarang sudah tak berfungsi lagi.
Selain itu, hasil dari penelusuran di lapangan, bahwa kondisi rumah panel sudah kosong, sumurpun terbuka hanya ada sebatang besi untuk penahan kawat seling yang masuk ke sumur, mungkin ada sesuatu dalam sumur yang tidak bisa di angkat dan hanya Pihak PDAM saja yang tahu.
Berdasarkan Catatan di Redaksi GrahaBigNews, bahwa normalnya air itu sampai ke daerah Kaler idealnya Debit harus 28/.
Sementara akhir ahkir ini debit-nya hanya 19/, kalau belum ada lagi sumur untuk membantu jangan harap air sampai ke Perumahan Pepabri Pasir Lingga walau pun ada suplai limpahan dari mata air Cikurantun dan sumur Surya.
Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Perhelatan acara Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) Tahun… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Semangat gotong royong terlihat kuat dalam kegiatan TNI… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, melakukan monitoring… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Sosialisasi… Read More