Berita

HJG Ke-209, Dispertan & Holtikultura Kab.Garut Gelar Gerakan Pengendalian OPT Tikus Di Kec. Malangbong

Share posting

Oleh  :Abah Cecep

Garut – Dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Garut ke-209 Dinas Pertanian kabupaten Garut mengadakan Gerakan Pengendalian OPT  Tikus sawah secara live zoom meeting yang dipusatkan di Kelompok Tani Karya Saluyu Desa Bunisari Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut,Kamis (10/02/2022).

Acara tersebut  dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan  Holtikultura Kabupaten  Garut,Ir. Beni Yoga Gunasantika  MP  dan jajarannya, Kordinator Satuan Pelayanan BPTPH Wilayah IV Bandung,  Yoyon Sudianto SP., beserta  para petani.

Kepala Dinas Pertanian kab Garut Ir Beni Yoga Gunasantika, MP (foto oleh Abah Cecep-grahabignews.com)

Dalam sambutanya Kepala Dinas Pertanian kab Garut Ir Beni Yoga Gunasantika  MP, mengatakan bahwa Gerakan Pengendalian OPT Tikus sawah ini dilaksanakan secara bersamaan di 31 Kecamatan dari 42 Kecamatan, di 15 wilayah  yang sudah terkena serangan Hama tikus.

Beni menyampaikan laporannya, keadaan Serangan OPT Tikus Sawah per 31 Januari 2022  diantaranya :Ringan = 250 ha, Sedang = 33 ha sehingga jumlah  keseluruhannya adalah  283 ha.

Lanjut Beni bahwa Serangan OPT Tikus Sawah terdapat di 31 Kecamatan dari 42 Kecamatan di Kabupaten Garut, dan keadaan serangan OPT Tikus Sawah untuk Kecamatan Malangbong,  Ringan = 8 ha yaitu Desa Malangbong 1 ha, Desa Sukamanah 1 ha, Desa Karangmulya 1 ha, Desa Sukaratu 1 ha, Deaa Cibunar 1 ha, Desa Bunisari 2 ha, Desa Cisitu 1 ha.

Pelaksanaan Gerakan pengendalian OPT Tikus sawah dilakukan live zoom meeting Yang dihadiri oleh kepala, BPTPH PROV JABAR  (Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Holtikura, Ir . Muhammad Ramdani, M.Si dan pada kesempatan tersebut Kadis Pertanian di dampingi langsung oleh Kordinator Satuan Pelayanan BPTPH Wilayah IV Bandung,  Yoyon Sudianto SP .

Menurut Yoyonbahwa gerakan ini sangat strategis untuk menyelamatkan produksi pangan di kabupaten Garut, ini jua kami laporkan kepada Bapak Bupati  kab Garut ini di lakukan secara serentak dan bersamaan di 31 Kecamatan dari 42 kecamatan meliputi 15 wilayah UPTD, Kedepanya pengendalian OPT Tikus akan Memampaatkan musuh alami seperti di Provinsi jateng kab Demak dan di jawa Barat di kec Ujung jaya kab Sumedang.

Sedangkan rasio perkembangan Tikus sangat Cepat sekali berkembang biaknya makanya harus secepat mungkin ngantisipasi agar produk ter selamatkan, ada dua metode system pengendalian secara dini yaitu degan cara pengemposan atau memasukan asap pada lubang atau sarang tikus dua dgn cara pengumpanan memberi makanan di depan sarang atau lubang dan jln hilir mudiknya tikus beraktipitas,pungkasnya.

 


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

10 jam ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

10 jam ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

11 jam ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

11 jam ago

Bupati Garut Buka Rakor GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan

Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More

11 jam ago

Bupati Garut Soroti Pembangunan Karakter Melalui Pramuka

Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More

11 jam ago