Sinergi Kepsek dan Komite Di SDN Cigadog 05 Kec. Cikelet Patut Ditiru
Wawancara Eksklusif
Oleh : Wishnoe Ida Noor

Garut – Sabtu (27/08/2022) Begitu sering diucapkan dalam himbauan, dan harapan baik oleh pemangku kebijakan di Kabupaten Garut, para pejabat, praktisi dan elemen lainnya, bahwa masalah pendidikan itu bukan hanya tugas dan tanggungjawab Dinas Pendidikan saja melalui para Kabid, dan Kasi, para Kepala Sekolah serta para Guru juga para Komite Sekolah melainkan harus dibangun secara pentahelix guna meningkatkan mutu pendidikan, serta permasalahan-permasalahan lainnya.
Ini artinya bahwa semua harus turut serta membantu untuk mewujudkannya, termasuk kalangan Insan Pers sebagai pilar ke-4 dengan memberikan informasi yang mengedukasi masyarakat agar sama-sama merubah mindset masyarakat bahwa pencapaian mutu pendidikan dengan meningkatkan IPM, kesadaran menyukseskan Wajar Dikdas, bermusyawarah di dalam mengimplementasikan program-programnya, dan seterusnya serta bersolusi secara dewasa sehingga terbangun sinergi yang harmonis di dalamnya.

GrahaBigNews sangat tertarik ketika meakukan suatu perjalanan silaturahmi dengan Kepala Sekolah SDN Cigadog 05 Kecamatan Cikelet, Iwan Rosihan, S.Pd., dan Ketua Komite, Muldan terkait sinergi yang dibangun antara pihak sekolah dengan Komite untuk memajukan sekolah di wilayahnya yang dibangun secara harmonis, berkelanjutan, dan menjalankan Tufoksinya.
Salah satu contoh dengan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolahnya, Iwan Rosihan, S.Pd., selaku Kepala Sekolah SDN Cigadog 05 Kecamatan Cikelet menurutnya meski sekolah yang di pimpinnya berada di wilayah Selatan dengan radius yang berada di pedalaman, namun program Kemendikbud&Ristek sudah disosialisasikan dan dijalankan.

Menurut Iwan bahwa terkait Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) sudah disosialisasikan, dan pihaknya kini melakukan penyesuaian dengan sarana dan prasarana serta potensi yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Seperti di wilayah Selatan ini, para peserta didik dan paraorang tua identik denhan potensi alam yaitu laut maka dalam impleentasinya disesuaikan dengan bakat dan minat peserta didik.
Iwan menandaskan, terkait dengan penetapan IT di era globalisasi dimana peserta didik yang minat dengan IT, pihaknya menyesuaikan dengan sarana peasarana yang ada di sekolah, jangan sampai nantinya tidak sinergis dengan sikondisi para orang tau dan peserta didik itu sendiri,.mengingat bahwa heterogenitas yang ada di lingkungannya baik SDM, sosial, ekonomi dan faktor lainnya.
Penjelasan dari Iwan bukan isapan jempol semata, hal ini senada dengan yang dikatakan oleh Ketua Komite SDN Cigadog 05 Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut, Muldan dirinya berupaya membangkitkan partisifasi dari orang tua dan pihaknya selaku komite menampung aspirasi guna mengkomunikasikan kendala yang dihadapi dengan cara musyawarah untuk kemajuan pendidikan.

Muldan sadar benar, bahwa sebagaimana diatur dalam Permendikbud No. 74 tahun 2016. Yang tertuang dalam pasal 2, dijelaskan kedudukan Komite Sekolah, fungsi Komite Sekolah dan cara kerjanya,
Sikap, tindakan, kinerja Muldan ini sebagaimana tertuang di dalam pasal 3, bahwa dalam melaksanakan fungsinya, tugas Komite Sekolah diantaranya memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan terkait kebijakan dan program sekolah, menggalang dana dan sumber daya pendidikan alinnya dari masyarakat, baik perorangan/organisasi/dunia usaha/dunia industri maupun prmangku kepentingan lainnya melalui upaya kreatif dan inovatif.
“Selaku Ketua Komite, saya tidak ingin hanya menandatangani berkas tanpa kinerja terlebih tidak menjalankan tugas dan fungsinya,” tandas Muldan.
Mengawasi pelayanan pendidikan di sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan mejindaklanjuti keluhan, kritik, dan aspirasi dari peserta didik, orang tua/wali, dan masyarakat serta hasil pengamatan Komite atas kinerja sekolah.

“Alhamdulillah, antara pihak sekolah dengan para orang tua dengan kepanjangan tangan Komite Sekolah dijalin dengan harmonis termasuk bagaimana memberikan penjelasan dan penarahan untuk merubah .pola pikir yang positif pada para orang tua murid,” ungkap Muldan.
Tak hanya itu saja lanjut Muldan, selaku Ketua Komite Sekolah pihaknya melakukan validasi data peserta didik diantaranya terkait dengan data kependudukan peserta didik yang KK – nya masih belum ada perubahan baik dalam status identitas peserta didik itu sendiri. Dikomunikasikan dengan pihak sekolah dan operator untuk update pemutahirran data.
Dengan jumlah 151 siswa di SDN Cigadog 05 Kecamatan Cikelet lanjut Muldan kami dengan pihak Kepala Sekolah sebagai walinya para orang tuanya sudah melaksanakan pembangunan ruang kelas 6, pemasangan pagar dan pemasangan pavingblok secara swakelola.
“Alhamdulillah kami dengan para orang tua sama-sama peduli untuk turut membangun, merawat, menjaga, dan memelihara sarana prasarana yang sudah dibangun secara swadaya ini, karena pendidikan itu terus berkelanjutan demi para generasi penerus kita agar mereka cerdas, bertaqwa, mandiri, berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa serta masyarakat,” ungkapnya merendah meski kiprah dan peranannya di dalam memajukan SDN Cigadog 05 Kecamatan Cikelet selaku Komite Sekolah sudah sangat dirasakan, baik oleh pihak sekolah maupun para orang tua pserta didik di lingkungannya.




