Oleh : Laela
Purwakarta – Rafka (5) salah seorang anak warga Purwakarta yang super aktif namun bisa diarahkan, sepintas tidak sopan dan menjengkelkan, namun bila kita bijak dan cukup memperhatikan, anak ini pintar diusianya yang baru 5 Tahun, ini anak Purwakarta, Aset Bangsa Negara Republik Indonesia, perlu didikan asuhan dan santunan siapapun yang peduli kemanusiaan. Demikian disampaikan Erni (27) seorang warga Purwakarta di Jalan Ahmad Yani, Cipaisan, depan dealer mobil Honda Kumala Karawang Authorized Purwakarta, Minggu malam (4/12/2022) saat hujan turun mengguyur kota Purwakarta.
Menurutnya, anak ini sudah mampu berbicara dengan lancar dan nyambung dengan berbagai pertanyaan yang bisa dipahami diatas rata-rata usia anak sebayanya, sudah bisa naik Angkutan Kota (Angkot) sendirian di kota Purwakarta dengan berbagai alasan agar sampai tujuannya.
Erni menerangkan, anak ini dari kalangan miskin yang perlu arahan untuk didik dengan perlindungan sesuai Dasar Negara kita, dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 45 dan Pancasila sudah jelas tertera bagaimana kita sebagai bangsa Indonesia untuk peduli sesama dengan nyata sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Jangan hanya menggerutu dan mencibir, silahkan berperan dengan semestinya, teliti dulu sebelum menyimpulkan kenapa anak ini, siapa orang tuanya, bagaimana keadaannya.
” Sepengetahuan saya anak ini, ibunya dalam keadaan sakit, ayahnya kerja serabutan, saat ibunya istirahat dan ayahnya kerja anak ini suka keluar rumah dengan alasan mau cari ayahnya, naik angkot satu ke angkot lainnya sekiranya dia bisa, silahkan saja anaknya langsung diajak komunikasi, kalau ditanya pasti menjawab pertanyaan kita,” Ungkapnya.
Di yakininya, dia pasti bisa kalau diajak main film atau Sandiwara lainnya yang sekiranya baik dan menghasilkan sesuai kemampuannya jika dia mau, tentunya kita harus utamakan pendidikannya secara kemanusiaan yang adil dan beradab,” jelasnya.
Sebelumnya, Jum’at malam (2/12/2022) di tempat yang sama, Samsul Bahri (28) mengaku ayah Rafka, tinggal di Cipaisan RT. 10 RW. 03 Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, kepada media mengatakan, kami mengakui kekurangan dan mohon maaf atas kekurangan kami,”kata Samsul.
“Sebagai ayah tentu ingin mendidik anak dengan baik, sebagai suami ingin melindungi dan menyembuhkan istri, tentunya berusaha kuat mencari nafkah, dengan keterbatasan apalagi bertato terkadang orang menilainya negatif, menyesal dulu sampai begini, sekarang sudah berubah dan berjuang memperbaiki untuk keluarga semampu saya bisa,”Jelasnya.
Samsul menerangkan, anaknya di beri nama Rafka sekarang usianya 5 Tahun lebih, dia lahir 18 Agustus 2017 sudah banyak bisa dengan berbagai pertanyaan dan alasan, terkadang kami orang tuanya kewalahan dalam kondisi saat ini.
Lebih lanjut Samsul mengatakan, “Istri saya Kokom Komalasari berasal dari Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta sedang sakit, dari sebelum tempat tinggalnya kebakaran istri sudah sakit, hidup kami sangat sederhana dan saya sebagai kepala keluarga sangat ingin bertanggungjawab semampu saya bisa,” Tegasnya.
“Pekerjaan serabutan kalau ada yang meminta bantuan ya pergi dengan senang hati selagi bisa, lumayan biasanya ada upah untuk anak istri, saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan semuanya, termasuk untuk sekolah anak dan berobat istri serta tempat layak untuk tinggal,” Ungkap Samsul.
Anak Samsul, Rafka menjawab pertanyaan media. Benar sudah bisa naik angkot sendirian? jawabnya Benar. Terdengar mengagetkan media, Rafka mengatakan, Aku ini ingin jadi Menteri, kemudian bertanya kalau mau jadi Polisi boleh? Kalau mau jadi Tentara boleh? Mau Jadi Dokter boleh?
Kalau maling itu bagaimana? Sambil meninggikan pundak dan matanya menyipit seraya mengatakan, kalau jadi maling itu nanti Allah marah ya? Pertanyaan-pertanyaan disampaikan Rafka cepat. Benar kata Erni anak ini perlu bimbingan serius guru yang baik dan bertanggungjawab, anak ini perlu diarahkan, semoga dipertemukan dengan orang-orang baik dan bijak agar anak ini berkembang dengan baik pula.
Kita lihat bersama perkembangan keluarga ini kedepan, berharap Pemerintah menjalankan Programnya tepat sasaran, bantuan apakah yang sudah diberikan untuk mereka, dan bagaimana semua yang terkait berperan mulai Pemerintahan terdekat.
Keluarga ini semestinya kedepan lebih baik, apalagi dengan keinginan kuat mereka terkait saling mendukung meraih sejahtera bersama, pasti bisa semua yang berperan mendapatkan kebaikan, sebagai bukti nyata kita berusaha sesuai Pansila dan UUD 45 di Negara Republik Indonesia.
Tidak perlu menyalahkan dan merasa di salahkan dengan fakta yang ada saat ini, yang terpenting kedepan bersama mencari solusi meringankan mereka warga yang sedang miskin seperti keluarga Samsul, untuk berkembang lebih baik dimasa yang akan datang, apapun masa lalu biarlah berlalu, yang terpenting upaya kuat berbagai kepentingan untuk saat ini dan masa depan.
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut - Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur menyelimuti warga… Read More
Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Ditengah kesulitan ekonomi saat ini, Perumda Air Minum (PDAM)… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor – Wida Heryani Grahabignews.com.Garut - Para siswa siswi yang memenuhi… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor - Wida Heryani Grahabignews.com.Garut - Lomba Cerdas Cermat Jenjang SD… Read More
Oleh Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Jakarta – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja strategis ke… Read More
Oleh : Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut secara resmi meluncurkan program… Read More