Kesehatan

Pemkab Garut dan 7 Rumah Sakit Tandatangani Maklumat Pelayanan Gawat Darurat

Share posting

Oleh: Wishnoe Ida Noor

Penandatanganan Maklumat Pelayanan Gawat Darurat di Rumah Sakit se-Kabupaten Garut, di Aula Gudang Farmasi, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (18/04). (Foto: Diskominfo Garut – grahabignews.com)

Dengan maklumat ini, tidak akan ada lagi isu yang berkembang ataupun keluhan-keluhan terhadap pelayanan pasien gawat darurat

grahabignews.com, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, melalui Dinas Kesehatan bersama 7 rumah sakit se-Kabupaten Garut melaksanakan penandatanganan Maklumat Pelayanan Gawat Darurat di Rumah Sakit se-Kabupaten Garut yang berlangsung di Aula Gudang Farmasi, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (18/04).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Garut selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, mengatakan, pihaknya beserta seluruh jajaran pimpinan rumah sakit se-Kabupaten Garut berkumpul untuk membangun komitmen bersama, sebagaimana kewajiban pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan.

“Hari ini berkumpulnya kita ini juga mencoba untuk menegaskan kembali kepada seluruh pemangku kepentingan pelayanan kesehatan, kepada seluruh lapisan warga masyarakat, bahwa kami dan penyelenggara pelayanan kesehatan beserta 7 Rumah Sakit se-Kabupaten Garut itu berkomitmen untuk menandatangani bersama maklumat pelayanan pasien gawat darurat,” ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya maklumat ini, tidak akan ada lagi isu yang berkembang ataupun keluhan-keluhan yang mengatakan bahwa pelayanan pasien gawat darurat tidak diutamakan.

Didit menjelaskan, ada beberapa substansi dari maklumat pelayanan tersebut, yaitu pelayanan 24 jam terhadap pasien gawat darurat. Kemudian, rumah sakit tidak menolak pasien gawat darurat, dan mengutamakan pelayanan gawat darurat sesuai dengan standar pelayanan, tanpa diminta uang muka, dan tanpa harus mendahulukan persyaratan administrasi.

“Setelah itu selesaikan kita juga semuanya paham bahwa administrasi identitas KTP dan sebagai, itu penting adanya semuanya, tapi tentu saja akan tidak itu dulu itu gitu ya, pelayanan dulu dioptimalkan supaya terhindar dari ancaman kematian dan kecatatan,” tegasnya.

Ditegaskan pula, bahwa pemerintah daerah dan pimpinan seluruh rumah sakit se-Kabupaten Garut telah berkomitmen, dan nantinya maklumat tersebut akan dipampang melengkapi maklumat pelayanan sesuai dengan standar pelayanan yang sudah ada.

“Ini maklumat pelayanan pasien gawat darurat begitu ya, kemudian nanti juga kami mohon disebarluaskan supaya tidak ada yang ragu-ragu bahwa Kabupaten Garut itu menyelenggarakan pelayanan kesehatan baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta melalui rumah sakitnya,” ucapnya.

Maklumat ini, imbuh Didit, tidak hanya diperuntukkan pada masa libur lebaran, namun akan terus dilakukan evaluasi bagaimana implementasi dari maklumat pelayanan ini.

“Insya Allah memberikan kemudahan yang benar-benar segera aku untuk memberikan layanan kepada pasien gawat darurat, terlebih momentumnya sekarang ini memang dalam masa liburan panjang Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah,” ujarnya.

Didit menekankan, _output_ dari maklumat ini adalah agar pelayanan kesehatan bukan hanya sekedar _lip service_ saja, namun pelayanan kesehatan terutama pelayanan untuk pasien gawat darurat itu benar-benar diutamakan.

“Benar-benar tidak ditolak, benar-benar diberikan kemudahan, tidak berbelit-belit itu bukan hanya sekedar _lip service_, outputnya adalah ini adalah wujud nyata pelayanan terbaik dari pemerintah dan mitra pemerintah rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Garut,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Slamet Garut, dr. Husodo Dewo Adi, menyampaikan adanya maklumat ini mempertegas tentang eksistensi rumah sakit yang ada di Kabupaten Garut, di mana setiap rumah sakit memiliki tugas dan kewajiban untuk melakukan pelayanan terhadap pasien yang memerlukan pertolongan di rumah sakit.

“Dan tentunya ini juga sesuai dengan janji kita sebagai tenaga kesehatan, baik itu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya bahwa kita harus mengutamakan pelayanan, kita harus mengutamakan pelayanan terhadap pasien terlebih dahulu,” ucapnya.

Pihaknya bahkan sudah menekankan kepada seluruh staff di RSUD dr. Slamet Garut untuk lebih mengutamakan pelayanan terhadap pasien, khususnya pasien gawat darurat.

“Kita lebih mengutamakan pelayanan dulu baru kemudian administrasi, hal-hal lainnya kita nomor duakan,” lanjutnya.

Senada dengan Kadinkes, Husodo menegaskan, bahwa adanya maklumat ini akan mempermudah dan memperjelas semua pelayanan yang ada di rumah sakit.

“Sehingga semua rumah sakit tidak terhalang lagi, semua rumah sakit tidak ada hambatan-hambatan lagi dan semua pasien juga bebas memilih rumah sakit di mana saja, mulai yang ada di Pameungpeuk, mau yang ada di Kota Garut,” tandasnya.


Share posting
rudi herdiana

Share
Published by
rudi herdiana

Recent Posts

LCC Jenjang SD Tingkat Kab. Garut “Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi Wujudkan Generasi Kuat Menuju Garut Hebat

Oleh : Wishnoe Ida Noor – Wida Heryani Grahabignews.com.Garut - Para siswa siswi yang memenuhi… Read More

14 jam ago

Kadisdik Garut Berpesan, Jadikan LCC Jenjang SD Sebagai Ajang Gemar Membaca Tingkatkan Literasi dan Numerasi

Oleh : Wishnoe Ida Noor - Wida Heryani Grahabignews.com.Garut - Lomba Cerdas Cermat Jenjang SD… Read More

15 jam ago

Konsultasi Bupati Garut ke KKP RI Terkait Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun Guna Akselerasi Ekonomi Selatan

Oleh  Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Jakarta – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja strategis ke… Read More

16 jam ago

Pemkab Garut Bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna

Oleh : Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut secara resmi meluncurkan program… Read More

16 jam ago

‎Penanaman Padi Metode Demplot KSP Jadi Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

‎Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, ‎Garut – Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut, Dedi, secara resmi… Read More

2 hari ago

Sekolah Sungai Cimanuk Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana di Kecamatan Sukaresmi

Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Ketua Sekolah Sungai Cimanuk (SSC), Mulyono Khadafi bertindak sebagai… Read More

2 hari ago