Bupati Garut Buka Resmi Rakorpop KONI Kabupaten Garut

Share posting

Oleh : Wishnoe Idha Noor

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Perencanaan Olahraga Prestasi (RAKORPOP) KONI Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (29/5/2023). (Foto: Deni Seftiana/ Anggana Mulia/ Diskominfo Garut-grahabignews.com)

Grahabignews.com, Garut – Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Perencanaan Olahraga Prestasi (Rakorpop) KONI Kabupaten Garut, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (29/5/2023).

Dalam kesempatan ini, Bupati Garut, Rudy Gunawan mengungkapkan bahwa dirinya menginginkan pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka transparansi, mengingat olahraga merupakan bagian yang dikelola oleh pemerintah dan dilaksanakan oleh profesional.

“Kami baik di Undang-Undang (Nomor) 3 (Tahun) 2005 maupun Undang-Undang (Nomor) 11 (Tahun) 2022, adalah menjadi fasilitator bagi pelaksanaan kegiatan olahraga, baik yang prestasi maupun yang permainan,” ucapnya.

Saat ini, imbuh Rudy, terdapat organisasi yang mengelola kegiatan olahraga di Kabupaten Garut yaitu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), serta yang lainnya diurus oleh dinas teknis dengan dorongan dari Dinas Pemuda Olahraga yaitu olahraga pendidikan.

Rudy juga menerangkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan, di mana Dispora sendiri membuat grand design sistem olahraga serta membuat pemetaan terkait pelaksanaan olahraga di daerah.

“Jawa Barat mau membina atlet apa, jadi tidak semua atlet harus dibina kalau tidak ada potensi dan sarana, nah di Garut pun juga demikian, ada grand design sistem keolahragaan Kabupaten Garut oleh Dispora,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Garut, Ade Hendarsyah, menyampaikan bahwa kewenangan dari Dinas Pemuda Olahraga, sesuai dengan yang diamanatkan oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan adalah salah satunya yaitu mengoordinasikan kebijakan pembangunan olahraga termasuk di dalamnya adalah olahraga prestasi.

“Kami ditugaskan Pak Bupati bersama-sama dengan KONI untuk segera membuat grand design tentang pembangunan olahraga prestasi di Kabupaten Garut,” ucapnya.

Selain itu, Ade menyampaikan bahwa pihaknya harus segera melakukan pendalaman atas hasil dari RAKORPOP hari ini, yang kemudian nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Garut agar pembangunan olahraga prestasi bisa masuk pada KUA-PPAS Tahun 2024.

“Mungkin setelah ini kita akan intensif dengan KONI membentuk tim kecil, membahas tentang persoalan perencanaan pelaksanaan olahraga prestasi di Kabupaten Garut khususnya tahun 2024,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua KONI Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa dalam RAKORPOP ini pihaknya bersama 9 cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Garut menyusun rencana kegiatan untuk masing-masing cabor bersamaan dengan anggarannya.

“Meskipun juga ini agak terlambat, tapi ini merupakan respon kita terhadap inisiatif Bupati yang telah memberikan perhatian yang besar kepada KONI untuk lebih menekankan pada fungsi perencanaan,” ucapnya.

Di Kabupaten Garut sendiri, sudah terdapat cabor yang dikelola secara sungguh-sungguh, serius, memiliki prestasi yang telah diraih. Meskipun begitu, diakui Abdusy Syakur, masih ada beberapa cabor yang belum terkelola dengan baik.

“Nah ini menjadi tantangan buat kita semua tetapi kita akan fokus bagaimana caranya supaya ini juga bertahap,” katanya.

Senada dengan  Kadispora, Syakur  mengakui sala satu  handycraft kelemahan kita adalah bagaimana men-generate data dari cabor, yang juga mengalami kesulitan. “Jadi ini tidak bisa disalahkan ke cabor tapi kita sama kita benahi lah,” tegasnya.

Ia menuturkan, KONI dan Cabor memiliki berbagai macam kegiatan, maka pihaknya harus mulai memilih dan memilah mana saja yang menjadi kegiatan wajib atau prioritas utama, dan mana yang menjadi kegiatan prioritas selanjutnya.

“Nanti akan disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Garut yang bisa mendukung pada kegiatan KONI,” katanya.

Ia berharap melalui RAKORPOP ini, para cabor sudah mengetahui kegiatan apa aja yang bisa diselenggarakan, sisi biaya, penggalian dana dari sumber-sumber lain. Sehingga kegiatan dinilai sangat bagus dalam perencanaan pembangunan olahraga ke depan, terutama dalam mengedukasi para cabor.

“Ya ini kita ingin mendapatkan gambaran tentang kegiatan Tahun 2024, kegiatan 2024 sudah pasti dari sekarang,” tandasnya.

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *