Artikel

Dirimu Adalah Manifestasi Tuhanmu

Share posting

Nabi Bersabda, “Aku memiliki waktu bersama Allah swt yang tidak dapat disusupi oleh seorang Nabi yang membawa pesan atau Malaikat terdekat sekalipun”.

Artikel Eksklusif

Oleh: H Derajat

Ketua Pasulukan Loka Gandasasmita

Ilustrasi-Gana Islamika

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ مَعَ التَّسْلِيْمِ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ فِى تَحْصِيْلِ الْعِنَايَةِ الْعَآمَّةِ وَالْهِدَايَةِ التَّآمَّةِ، آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillâhirrahmânirrahîm

Wasshalâtu wassalâmu ‘alâ Muhammadin wa âlihî ma’at taslîmi wabihî nasta’înu fî tahshîlil ‘inâyatil ‘âmmati wal-hidâyatit tâmmah, âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn.

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, kepadaNya kami memohon pertolongan dalam mencapai inayahNya yang umum dan petunjukNya yang sempurna, âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn“.

Telah bersabda pendahulu kami R Ng Ronggowarsito dalam Serat Wirid Hidayat Jati yang memuat pendidikan tauhid : “Sajatine ora ana apa-apa, awit maksih awang-uwung durung ana sawiji-sawiji, kang ana dingin iku Ingsun sajatining ora ana Pangeran nanging Ingsun, sajatining dat kang Maha Suci, angliputi ing sifatingsun, amartani ing asmaningsun, amratandhani ing apngalingsun.”

Sebenarnya tidak ada suatu apapun sebab ketika masih kosong (awang-uwung) belum ada sesuatu. Yang pertama adalah Aku (Allah), tidak ada Tuhan kecuali Aku, hakikat Yang Maha Suci, meliputi segala sifat-Ku, memberitakan nama-Ku, menandai af’al-Ku (perbuatan-Ku).

Ajaran yang terkandung pada ajaran pertama yaitu tentang wisikan ananing zat (ajaran tentang adanya zat), adalah bahwa sewaktu alam ini masih kosong belum ada apapun (belum ada sesuatu yang diciptakan), maka yang ada lebih dahulu adalah Aku (Allah) Zat Yang Maha Suci yang meliputi segala asma, sifat dan af’al-Nya (perbuatan).

Pada dasarnya kehidupan kita sekarang ini wajib mengembalikan hati kita pada keadaan seperti zaman azali yaitu Laa Maujuda bihaqqin illallah bahwa sesungguhnya tiada yang maujud kecuali Allah, inilah dasar keimanan semua Wali-wali Allah. Mereka sudah bisa memandang bahwa segala sesuatu itu tidak ada kecuali Dia Yang Maha Tunggal. Dan segala sesuatu, segala apapun selain Allah adalah MadzharNya belaka sebagaimana telah kami ungkapkan pada link berikut ini :

Manusia adalah sebuah Kitab, sebuah tulisan dan “prototype Tuhan” di muka bumi. Banyak sekali terhampar bukti dan dalil yang menunjukkan bahwa manusia adalah sebuah manifestasi Tuhan dimuka bumi. Allah SWT perintahkan manusia untuk banyak-banyak membaca dan menyelaraskan kitabnya (dirinya) sendiri dengan Madzhar Tuhan.

Dalam beberapa hadits yang berderajat shahîh, Rasulullah SAW menjelaskan tentang penciptaan manusia yang menyatakan serupa dengan-Nya:

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda,

خَلَقَ اللَّهُ عزَّ وجلَّ آدَمَ علَى صُورَتِهِ، طُولُهُ سِتُّونَ ذِراعًا

“Allah ‘Azza wa Jalla menciptakan Adam dalam bentuk-Nya. Tinggi beliau 60 hasta.” (HR. Bukhari no.6227, Muslim no. 2841).

Dalam riwayat Muslim,

إِذَا قَاتَلَ أحَدُكُمْ أخاهُ، فَلْيَجْتَنِبِ الْوَجْهَ، فإنَّ اللَّهَ خَلَقَ آدَمَ عَلَى صُوْرَتِهِ

“Jika kalian saling berkelahi dengan saudaranya, maka jangan pukul wajah. Karena Allah ‘Azza wa Jalla menciptakan Adam dalam bentuk-Nya.” (HR. Muslim no. 2612).

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar RA, Nabi SAW bersabda,

إنَّ اللهَ خلق آدمَ عَلَى صُوْرَةِ الرَّحْمَنِ

“Sesungguhnya Allah menciptakan Adam dalam bentuk Ar-Rahman.” (HR. Ad Daruquthni. Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [5/217] mengatakan, “sanadnya dan perawinya tsiqah”).

Dalam banyak hal, Allah SWT memberikan sinyalemen bahwa manusia diciptakan dengan segala atribut inderawinya dan fungsinya masing-masing menunjukkan suatu prototype Diri-Nya sendiri. Lalu Allah SWT memerintahkan manusia untuk membaca kitabnya masing-masing.

اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَىٰ بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا ۞

“Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu”. (QS. Al-Isra’ [17]: 14)

Manusia dibandingkan makhluk yang lain sangatlah unik. Keunikan manusia terletak pada adanya Madzhar (Manifestasi) Tuhan di dalam dirinya. Memang manusia bukanlah Tuhan, tapi keunikan manusia justru mencitrakan fungsi-fungsi Ketuhanan di dalam dirinya. Allah SWT berfirman dalam Hadits Qudsiy:

الْإِنْسَاُن سِرِّيْ وَأَنَا سِرُّهُ

“Manusia itu adalah rahasia-Ku dan Aku adalah rahasianya”

Dalam pembagian sifat dua puluh, ada disebutkan kategori sifat Ma’ãni (7 sifat) dan Ma’nawiyyah (7 sifat). Kedua kategori sifat wajib bagi Allah SWT tersebut secara fungsional juga terdapat pada diri manusia. Sifat Ma’ãni yang terdiri dari; Qudrah, Irãdah, Ilmu, Hayat, Sama’, Bashar, dan Kalãm, itu lalu bersambung dengan tujuh sifat Ma’nawiyyah lainnya; Qadîr, Murîd, ‘Alîm, Hayy, Samî’, Bashîr dan Mutakallim.

Keempat belas sifat-sifat Ma’ãni dan Ma’nawiyyah tersebut jika disandingkan dan disambungkan sebagai berikut:

  1. Qudrah adalah Kekuasaan dan Qadir adalah Maha Kuasa.
  2. Irãdah adalah Kehendak dan Murîd adalah Maha Berkehendak.
  3. Ilmu adalah Pengetahuan dan ‘Alîm adalah Maha Mengetahui.
  4. Hayãt adalah Kehidupan dan Hayy adalah Maha Hidup.
  5. Sama’ adalah Pendengaran dan Samî’ adalah Maha Mendengar.
  6. Bashar adalah Penglihatan dan Bashîr adalah Maha Melihat.
  7. Kalãm adalah Ucapan dan Mutakallim adalah Maha Berbicara.

Sifat-sifat Ketuhanan yang berada dan menjadi fungsi dasar inderawi manusia sudah cukup menjadi petunjuk bahwa kesadaran manusia atas dirinya sendiri (mengenal dirinya) akan membawanya kepada kesadaran mengenal Tuhannya. Jendela kesadaran itu berada pada 14 Sifat Ma’ãni dan Ma’nawiyyah di atas. Madzhar Tuhan pada diri manusia akan disadari ketika manusia berada pada kondisi peniadaan dirinya (nafi) secara sempurna.

Menurut Syaikh Yusuf al-Makassari dalam  Tãjul Asrãr fî Tahqîqi Masyãribil ‘Ãrifîn min Ahlil Istibshãr dikemukakan bahwa seorang Kekasih Allah yang berakal dan seorang ‘Arif yang sempurna hendaknya mengetahui dan berkeyakinan bahwa Allah SWT itu bersamanya di manapun berada. Hal ini sesuai dengan Sabda Rasulullah SAW; “Sebaik-baik keimanan seseorang terhadap Allah SWT hendaknya ia mengetahui bahwa Allah SWT selalu bersamanya di manapun berada“. Juga sebagaimana firman Allah SWT; “Dia selalu bersama kalian semua di manapun kalian berada” (QS. Al-Hadid [57]: 4).

Seorang Kekasih Allah SWT hendaknya meyakini dan mengetahui juga bahwasanya Allah SWT itu selalu menyertai semua yang ada di alam semesta. Untuk hal ini, Allah SWT memberikan petunjuk; “Dia selalu menyertai atas segala sesuatu” (QS. Fushshilat [41]: 54). Dan “Allah itu atas segala sesuatu selalu menyertai” (QS. An-Nisa’ [4]: 126). Dan “Ilmu Allah SWT benar-benar meliputi/menyertai atas segala sesuatu” (QS. Ath-Thalaq [65]: 12).

Karena itu, sikap selalu bersama Allah itu sebagaimana bersamanya ruh dan jasadnya. Atau seperti bersamanya pelaku dengan yang dilakukannya. Sikap inilah yang disebut sebagai Ma’iyyatul Ihãthah (kebersamaan yang meliputi), yang diketahui dan dipahami menurut orang yang ‘Arif secara sempurna, tidak seperti ma’iyyahnya salah satu dari dua hal dengan hal yang lain yang diketahui di kalangan orang-orang pada umumnya.

Dari sinilah awal mula perjalanan hamba Allah yang ingin menyingkap al-Futuhãt al-Ilãhiyyah atau  Al-Asrãr al-Ilãhiyyah atas kehidupan ini bisa dipahami secara tepat.

Wallãhu A’lamu bish-Shawãb

 


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Dansatgas TMMD Ke-128 KODIM 0611/Garut Tinjau Pembangunan Jalan Di Kampung Cidahu

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik… Read More

19 jam ago

Dansatgas TMMD Ke-128 KODIM 0611/Garut Salurkan Bansos Dor To Door Kepada Warga

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik… Read More

19 jam ago

GPBG Diharapkan Jadi Katalis Perputaran Ekonomi Lokal di Kabupaten Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut  – Perhelatan acara Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) Tahun… Read More

20 jam ago

TMMD ke-128, TNI dan Warga Bangun Jalan 1.500 Meter di Kampung Cidahu Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Semangat gotong royong terlihat kuat dalam kegiatan TNI… Read More

20 jam ago

Pelayanan KB MOW, Pentingnya Pengendalian Penduduk demi Kesejahteraan Keluarga

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, melakukan monitoring… Read More

20 jam ago

Sensus Ekonomi 2026 Disosialisasikan BPS RI

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Sosialisasi… Read More

2 hari ago