TNI/POLRI

Kapolres Katakan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat In Absentia 2 Anggota Polres Purwakarta

Share posting

Oleh: Nurlaela

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) In Absentia personel Polres Purwakarta, Senin (4/11). (Foto: Istimewa – grahabignews.com)

Grahabignews, Purwakarta – Dua personel Polres Purwakarta berinisial SS (Bripka) dan DA (Brigadir) dicopot dari institusi Kepolisian, karena melakukan pelanggaran.

Pemberhentian kedua orang tersebut, resmi melalui kegiatan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) In Absentia personel Polres Purwakarta, Senin (4/11/2023).

Dua personel yang diupacarakan tidak hadir, sehingga diwakili dengan penyilangan foto dari kedua personel tersebut.

Kapolres Purwakarta, AKBP. Edwar Zulkarnaen mengatakan, upacara PTDH salah satu bentuk realisasi komitmen Polri dalam memberikan sanksi hukuman bagi personel yang melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik Kepolisian.

Hal ini hendaknya jadikan introspeksi oleh seluruh anggota Polri di lingkungan Polres Purwakarta. “Upacara PTDH yang kita laksanakan hari ini merupakan punishment yang diberikan kepada bersangkutan yang dilaksanakan secara in absentia,” ungkap Kapolres.

Tujuannya, lanjutnya, untuk diketahui oleh seluruh personel maupun publik secara umum agar dapat dijadikan sebagai contoh serta pembelajaran kepada personel lainnya,”

Jadikan hal ini renungan bersama bagi seluruh anggota Polri sehingga dalam melaksanakan tugas tetap berpegang pada aturan dan SOP semestinya.

“Ini bukan hanya sekedar punishment, tapi merupakan sebuah kegagalan seorang pimpinan dalam melakukan pembinaan kepada anggotanya,” ucap Kapolres.

Tidak ada pimpinan ingin kehilangan anggotanya, apalagi melalui proses PTDH. Namun ini dilakukan sebagai bentuk komitment terkait keseimbangan antara reward dan Punishment

Peristiwa tersebut sangat memprihatinkan dan  tidak perlu terjadi, jika masing-masing anggota Polri mampu mengendalikan dan memahami tugas aparat penegak hukum.

Seluruh personel termasuk para Kapolsek dan Satuan Fungsi yang lain agar saling mengingatkan dan saling mengawasi, jangan dibiarkan agar tidak terlambat.

Kapolres berharap, Bripka SS dan Brigadir DA beserta keluarga ke depannya  tetap menjalani hubungan baik dengan kesatuan Polres Purwakarta, sehingga menjadi orang yang lebih sukses dalam berkeluarga maupun di tengah masyarakat.

“Ini buat pembelajaran bagi kita semua, kita sangat prihatin kasus-kasus seperti ini terjadi   di sekitar kita. Mari kita renungkan bersama, saya berharap ini adalah kejadian yang terakhir,” pungkasnya.


Share posting
rudi herdiana

Recent Posts

Bupati Garut Tegaskan Peran Strategis Dinas Sosial sebagai Wujud Kehadiran Negara

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan Pengarahan kepada… Read More

4 jam ago

Pemkab Garut Matangkan Pengembangan Aplikasi Sagarut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi… Read More

4 jam ago

Ketua LPM Mekarmuya Terlibat Langsung Pembangunan MCK di TMMD 128

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Semangat pengabdian dan dedikasi terhadap kemajuan daerahnya terus… Read More

6 jam ago

Semangat Luar Biasa Ibu Ani Bekerja Sambil Menggendong Anak Dalam Pembangunan Jalan TMMD 128

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut, [30/04/2026] – Keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun… Read More

7 jam ago

Lansia 78 Tahun Ikut Gotong Royong Pembangunan Jalan Program TMMD ke-128

Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Semangat mengabdi dan cinta terhadap lingkungan tempat tinggal tampak… Read More

10 jam ago

FK PKBM Garut Gelar Penerangan Hukum Dalam Pengelolaan BOSP PKBM

Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut — Guna meningkatkan SDM, terutama dalam pengeleloan Dana BOSP, Forum… Read More

10 jam ago