Pemerintah

Optimalisasi Penanganan Sampah, Patuhi Jam Buang Sampah

Share posting

Oleh: Rudi Herdiana

Kepala DLH Garut, H. Jujun Juansyah. (Foto: Diskominfo Kab. Garut – grahabignews.com)

Grahabignews, Garut – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut terus gencar mengatasi timbulan sampah di lingkungan masyarakat. Kepala DLH, Jujun Juansyah, menyatakan bahwa selama bulan Ramadan lalu, terjadi peningkatan kebersihan di area perkotaan.

Hal tersebut, lanjutnya, seiring dengan berkurangnya pola konsumsi masyarakat selama bulan puasa, sehingga memudahkan pengangkutan sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Sehingga paginya kami cukup steril, cuman tidak banyak timbulan sampah baru, karena tadi, pola konsumsi yang berkurang tapi dari sisi jumlah tonase yang masuk ke TPA itu relatif sama dengan hari biasa,” ucap Jujun, Kamis (18/04).

Jujun menjelaskan, meskipun terjadi peningkatan kebersihan, 6 hari sebelum Lebaran terjadi lonjakan jumlah sampah hingga 20%, meningkat dari 223 ton per hari menjadi 274 ton per hari yang masuk ke TPA.

“Jadi hampir 50 ton perhari naiknya sehingga kalau dirata-rata selama sebelum hari raya, 7 hari atau 6 hari sebelum hari raya itu meningkat sampai 20% dari 223 sampai menjadi 274 ton,” katanya.

Namun setelah Lebaran, terjadi pengurangan peningkatan jumlah tonase sampah menjadi 10% dari hari-hari sebelumnya, yaitu dari 223 ton per hari menjadi 260 ton per hari, dengan peningkatan hampir 25 ton perhari.

Berkaitan dengan keterlambatan penanganan sampah di hari Lebaran, Jujun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa pihaknya memberikan waktu kepada kru dan armada kebersihan untuk berlibur Lebaran dan bersilaturahmi bersama keluarga.

“Mungkin dari sisi pengangkutannya, memang jadi terlambat sehingga di pagi hari banyak tumpukan sampah. Tapi Alhamdulilah pada saat ke sore harinya yaitu sudah terkendali ya seperti itu, langsung seperti itu,” terangnya.

Jujun meminta agar masyarakat mematuhi peraturan untuk membuang sampah sekitar jam 9 malam hingga jam 5 pagi, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2014. Hal ini diharapkan dapat membantu dalam penanganan sampah secara optimal.

“Kalau seandainya ini bisa ditepati, sehingga kami pada saat armada turun bisa selesai di jam setengah 8 atau jam 8 sehingga jam 8 ke sananya sampai jam 9 malam itu tidak terjadi timbulan-timbulan sampah yang baru,” pungkasnya.


Share posting
rudi herdiana

Recent Posts

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

1 hari ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

1 hari ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

1 hari ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

1 hari ago

Bupati Garut Buka Rakor GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan

Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More

1 hari ago

Bupati Garut Soroti Pembangunan Karakter Melalui Pramuka

Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More

1 hari ago