Artikel

Cara Melihat Allah Secara Dzahir Maupun Bathin

Share posting

Oleh : H Derajat

Ketua Pasulukan Loka Gandasasmita

Sahabatku, wahai para Kekasih Allah. Pada hari Jum’at yang penuh kebahagiaan ini di mana Allah terus menerus mengajak kita untuk mengenalNya dengan lebih baik, karena sesungguhnya perintah untuk mengenal Allah adalah kewajiban tiap-tiap mukmin dan muslim sebagaimana firman Allah Ta’ala:

وَمَن كَانَ فِى هَٰذِهِۦٓ أَعْمَىٰ فَهُوَ فِى ٱلْآخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلًا ۞

Wa mang kãna fî hãdzihî a’mã fa huwa fil-ãkhirati a’mã wa adhallu sabîlã

“Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).” (QS. Al-Isra [17]: 72)

Agar mata bathin kita terus terbuka untuk melihat dan mengenal Allah maka ada baiknya kita mendengarkan ceramah Gus Mukhlason berikut ini :

Walaupun banyak hal tentang mengenal dan melihat Allah ini pernah aku jelaskan pada link berikut :

Mendengar Tuhan dalam gemerincing lonceng, melihat Tuhan dalam goyangnya pepohonan maupun hiruk pikuknya manusia…✨

Awal Beragama adalah Makrifatullah yang maknanya mengenal Allah. Dalam hal ini mengenal Allah tentunya berbeda dengan mengetahui Allah. Kalau mengetahui, itu cukup sekedar tahu bahwa Tuhan itu ada, dan namanya adalah Allah. Tauhid ya hanyalah seperti itu. Ilmu tauhid hanya untuk tahu Allah itu ada, dan Dia itu Esa. Cukup. Hanya segitu. Lebih dari itu ya sekedar menambah-nambah apa saja sifat yang kira-kira cocok buat Tuhan.

Sementara makrifat lebih dalam dari itu. Makrifat adalah pembuktian Dia itu ada. Bukan sekedar tahu nama. Tapi usaha mendekat, dan benar-benar berjumpa. Bahkan akrab dan saling menyapa. Para nabi sudah pada level ini. Sudah dialogis dengan Tuhannya. Adam, kalau tidak mencapai makrifat, mungkin akan selamanya menjadi pithecanthropus; yang mirip-mirip binatang dengan akhlak purbanya itu. Makrifatlah yang membuatnya menjadi sapiens sempurna. Menjadi makhluk langit. Makhluk syurga.

Makrifat berbeda dengan tauhid. Tauhid itu bertuhan secara pasif. Beragama secara awam. Masih dalam level menduga dan hanya sekedar berbaik sangka. Lalu rukuk dan sujud sambil berdoa, meski tak pernah dijawab-Nya. Memang kita disyariatkan untuk beribadah. Namun walau terus kita lakukan, tak sekalipun Tuhan menunjukkan Wajah dan SuaraNya. Keislaman kita pada dimensi tauhid dan syariat, itu sifatnya pasif.

Pada dimensi makrifat, keislaman menjadi sangat dinamis. Tuhannya sudah aktif. Ibarat TV nya sudah dihidupkan. HP nya sudah berbunyi. Pintu langit sudah terbuka. Dia senantiasa hadir dalam aneka cara. Dalam bentuk “gemerincing lonceng”, atau wujud spiritual lainnya. Dia sudah mulai berbicara. Dan kita pun sudah mampu merespon-Nya. Tuhan itu Maha Berkata-Kata. Seandainya kita tidak tuli, bisu dan buta, kita pasti akan mampu berhubungan dengan-Nya (QS. Al-Baqarah [2]: 18).

صُمٌّۢ بُكۡمٌ عُمۡىٌ فَهُمۡ لَا يَرۡجِعُوۡنَ ۙ‏ ۞

Summum bukmun ‘umyun fahum lã yarji’ûn

“Mereka tuli, bisu dan buta, sehingga mereka tidak dapat kembali.”

Semoga Allah merahmati diri kita semua, dengan selalu menampakkan DiriNya baik secara dzahir maupun bathin.

Saudaraku, jangan pernah menganggap bahwa dunia sedang nyaman-nyaman saja. Tidak !!! Maka jalan terbaik adalah mendekatkan diri kita semua pada Sang Maha Penguasa alam semesta, semoga Allah menyelamatkan, melindungi diri kita dan keluarga. Aamiin.


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Jalan Mulus, Aset Juga Harus Beres

Oleh ; Wishnoe Ida Noor ‎Grahabignews.com.Garut  - Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat tata kelola infrastruktur… Read More

13 jam ago

Bupati Garut Instruksikan Pengamanan Humanis dan Siapkan Wadah Aspirasi Buruh di Rakor May Day

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi… Read More

13 jam ago

Semangat Ibu Juju Turut Bangun Rumah Layak Huni di TMMD 128

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Usia yang telah menginjak 74 tahun tidak menjadi… Read More

16 jam ago

Danramil Sucinaraja Berikan Pelatihan Bela Negara Pada Peserta Didik di TMMD 128

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa… Read More

16 jam ago

Kapten Inf Acu Hasanudin Emban Tugas Dengan Penuh Tanggungjawab Guna Kelancaran TMMD 128 di Malangbong

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut -  Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128… Read More

16 jam ago

336 Siswa Ikuti Lomba Life Skill Jenjang SD

Liputan Khusus 2 Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Ratusan peserta didik mengikuti acara… Read More

2 hari ago