“Beristighfarlah sebanyak yang mampu engkau lakukan dan catatkan dirimu sebagai Wali Allah”.
Oleh: H. Derajat
Ketua Pasulukan Loka Gandasasmita
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ مَعَ التَّسْلِيْمِ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ فِى تَحْصِيْلِ الْعِنَايَةِ الْعَآمَّةِ وَالْهِدَايَةِ التَّآمَّةِ، آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Bismillãhirrahmãnirrahîm
Wasshalãtu wassalãmu ‘alã Muhammadin wa ãlihî ma’at taslîmi wabihî nasta’înu fî tahshîlil ‘inãyatil ‘ãmmati wal-hidãyatit tãmmah, ãmîn yã Rabbal ‘ãlamîn.
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, kepadaNya kami memohon pertolongan dalam mencapai inayahNya yang umum dan petunjukNya yang sempurna, ãmîn yã Rabbal ‘ãlamîn“.
Jangan pernah meninggalkan dzikir yang satu ini. Dzikir ini disebut sebagai istighfarnya para Wali. Kalimatnya singkat namun fadilahnya sangat besar.
Inilah kalimat istighfar yang sering dibaca para Waliyullah:
اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Astaghfirullãha lil-Mu’minîna wal-Mu’minãt.
“Aku memohon ampunan Allah dan juga untuk kaum mukmin dan mukminat.”
Fadilah (keutamaan) dari membaca istighfar tersebut di atas:
مَنْ اِسْتَغْفَرَ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ كُلَّ يَوْمٍ سَبْعًا وَعِشْرِيْنَ مَرَّةً كَانَ مِنَ الَّذِيْنَ يُسْتَجَابُ لَهُمْ وَيُرْزَقُ بِهِمْ أَهْلُ الْأَرْضِ
Man istaghfara lil-mu’minîna wal-mu’minãti kulla yaumin sab’an wa ‘isyrîna marratan kãna minal ladzîna yustajãbu lahum wa yurzaqu bihim ahlul ardhi
Dari Abu Darda’, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa membacakan istighfar untuk mukmin dan mukminat sebanyak dua puluh tujuh (27) kali di setiap hari, maka ia termasuk golongan mereka yang terkabul doanya dan mereka yang menjadi jaminan rezeki Allah dari para penghuni bumi”. (HR. Ath-Thabarani)
Dalam riwayat lain diterangkan:
مَنْ اِسْتَغْفَرَ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ كَتَبَ اللّٰهُ لَهُ بِكُلِّ مُؤْمِنٍ وَمُؤْمِنَةٍ حَسَنَةً
Dari Ubadah bin Smamit, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa membacakan istighfar untuk mukmin dan mukminat, maka Allah mencatat satu kebajikan untuknya pada setiap seorang mukmin dan mukminat.” (HR Ath-Thabarani)
Dalam keterangan lainnya pula dikatakan bahwa Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang beristighfar untuk kaum mukminin dan mukminat, akan diberikan ganjaran sejumlah banyaknya kaum mukminin dan mukminat pada zaman itu”.
Lazimi istighfar ini 27 kali setiap hari. Setelah beberapa lama akan nampak kasih sayang yang ditunjukkan oleh Allah kepada kita, sehingga kita tergolong dalam golongan orang yang doanya dimakbulkan oleh Allah. Jika dilazimi pagi dan petang, semakin tinggi derajatnya di sisi Allah SWT.
Hal ini telah diterangkan tata caranya oleh Mursyid kami tercinta, Abah Guru Sekumpul, sebagaimana diterangkan beliau dalam link berikut ini:
Ku tutup risalah ini dengan do’a :
اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَتِكَ لَا تُعَذِّبْنَا بَعْدَهَا أَبَدًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمِنْ فَضْلِكَ الْوَاسِعِ رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تُفْقِرْنَا بَعْدَهُ إِلَى أَحَدٍ سِوَاكَ أَبَدًا، تَزِيدُنَا لَكَ بِهَا شُكْرًا وَإِلَيْكَ فَاقَةً وفَقْرًا، وَبِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ غِنًى وَتَعَفُّفًا.
اللهمّ وسّع علينا في الدنيا ، اللهمّ إنّا نعوذ بك أن تزوي وجهك عنّا في حال ونحن نرغب إليك فيه ، اللهمّ صلّ على محمّد وآل محمّد ، وأعطنا ما تحب واجعله لنا قوّة فيما تحب يا أرحم الراحمين
Allahumma iftah lanaa khazaaina rahmatika, wa hablanaa rahmatan laa tu’adzdzibnaa ba’dahaa fid dunyaa wal aakhirah, warzuqnaa min fadhlikal waasi’i rizqan halaalan thayyiban, wa kaa tuhwijnaa walaa tufriqnaa ilaa ahadin siwaaka wa ziqnaa laka syukran wa ilaika faqran wa faaqah, wa bika ‘amman siwaaka ghinaa wa ta’affufan,
Allahumma wassi’ ‘alainaa fid dunyaa, allhumma inna na’uudzu bika an tazwiya wajhaka ‘annaa fii haalin wa nahnu narghabu ilaika fiihi, allahumma shalli ‘alaa muhammadin wa aali muhammadin wa a’thinaa laa tuhibbu waj’alhu lanaa quwwatan fiimaa tuhibbu yaa arhamar raahimin.
“Ya Allah, bukalah bagi kami khazanah rahmat-Mu. Karuniakan kami Rahmat yang setelah itu Engkau tak siksa kami di dunia maupun di akhirat. Berilah kami rizki yang halal dan baik dari keutamaanmu yang luas. Jangan buat kami butuh pada seorang pun selain-Mu.
Tambahkan rasa syukur kami pada-Mu. Tingkatkan kebutuhan kami kepada-Mu. Dan buatlah kami tidak perlu pada selain-Mu. Ya Allah, luaskan rahmat-Mu bagi kami di dunia. Kami berlindung dari berpalingnya wajah-Mu pada kami. Sementara kami berharap kepada-Mu. Ya Allah sampaikan salawat kepada Nabi dan keluarganya. Berilah kami apa yang Engkau cintai. Jadikanlah pberian tersebut kekuatan kami atas apa yang Engkau cintai. Wahai Yang Maha Pengasih di antara yang mengasihi.”
Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Ditengah kesulitan ekonomi saat ini, Perumda Air Minum (PDAM)… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor – Wida Heryani Grahabignews.com.Garut - Para siswa siswi yang memenuhi… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor - Wida Heryani Grahabignews.com.Garut - Lomba Cerdas Cermat Jenjang SD… Read More
Oleh Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Jakarta – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja strategis ke… Read More
Oleh : Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut secara resmi meluncurkan program… Read More
Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut – Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut, Dedi, secara resmi… Read More