biasakanlah mengadukan setiap permasalahan hidup kita kepada Rasulullah SAW, maka kita akan merasa semakin dekat dengan beliau
Artikel Eksklusif
Oleh : H Derajat
Ketua Pasulukan Loka Gandasasmita
Mursyid kami yang mulia Abah Guru Sekumpul berkalam bahwa adalah kewajiban kita sebagai orang beriman untuk selalu melaporkan apa saja yang kita alami dalam kehidupan ini kepada Rasulullah SAW. Apalagi ketika kita mengalami perselisihan, dalam hal ini beliau menafsir dari sebuah Ayat Suci Al Qur’an Surah An Nisa ayat 65 :
Berikut isi Surat An-Nisa Ayat 65 :
فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّىٰ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا۟ فِىٓ أَنفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
Fa lā wa rabbika lā yu`minụna ḥattā yuḥakkimụka fīmā syajara bainahum ṡumma lā yajidụ fī anfusihim ḥarajam mimmā qaḍaita wa yusallimụ taslīmā
Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.
Mengadu kepada Rasulullah SAW, seakan kita berhadapan dengan beliau tentunya akan menambah kecintaan kita kepadanya karena Rasulullah adalah seorang Rasul yang dilebihkan derajatnya ketimbang Rasul yang lain sebagaimana Al-Quran mengatakan:
تِلكَ الرُّسُلُ فَضَّلنا بَعضَهُم عَلىٰ بَعضٍ ۘ مِنهُم مَن كَلَّمَ اللَّهُ ۖ وَرَفَعَ بَعضَهُم دَرَجاتٍ ۚ
‘Inilah Rasul-rasul yang telah Kami lebihkan setengahnya dari yang lain, di antara mereka ada yang Allah swt bercakap-cakap dengan mereka dan setengahnya Dia hanya tinggikan derajatnya … (QS.2 Al-Baqarah: 254).
Rasa cinta Nabi Muhammad ﷺ untuk umatnya tak perlu dipertanyakan lagi. Kesabaran hati beliau dalam membimbing para sahabat dengan rasa cinta selalu menjadi teladan bagi umatnya. Cukuplah kita mendengar bahwa Baginda Nabi di penghujung waktu menuju ke haribaan Tuhan semesta alam sangat mengkhawatirkan umatnya.
Saat detik-detik kewafatannya, Rasulullah ﷺ sangat peduli terhadap umatnya, beliau bertanya kepada malaikat, “Bagaimana nasib umatku kelak?”
“Jangan khawatir, wahai Rasulullah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga bagi siapa pun, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” tegas malaikat Jibril kepada Nabi.
Mengapa kita diwajibkan untuk mengadukan permasalahan kita kepada Rasulullah SAW ? Karena Rasulullah sangatlah mengkhawatirkan kita sebagai umatnya sampai dengan hari kiamat (akhir zaman).
Salah satu kekhawatiran Rasulullah SAW kepada umatnya, beliau pernah bersabda:
لَغَيْرُ الدَّجَّالِ أَخْوَفُنِي عَلَى أُمَّتِي ( قالها ثلاثًا ) قال : قلت : يا رسول الله ما هذا الذي غير الدجال أخوفك على أمتك ؟ قال : أَئِمَّةً مُضِلِّينَ.
“Bukan hanya dajjal yang paling aku takutkan atas umatku.” Beliau mengulanginya sebanyak tiga kali. Kemudian Abu Dzar bertanya, “Wahai Rasulullah! Apa itu selain dajjal yang paling Anda takutkan atas umatmu?” Beliau SAW menjawab, “Para pemimpin yang menyesatkan.” (HR. Ahmad)
Kata “aimmatan” dalam hadis di atas adalah bermakna jamak yang artinya orang-orang yang diikuti, baik seorang pemimpin, khalifah, atau yang semisalnya. Kata tunggal dari “aimmatan” adalah imam.
Kalimat “aimmatan mudhilliin” dalam hadis tersebut bermakna para pemimpin yang diikuti banyak orang namun menyesatkan mereka dari jalan kebenaran Allah SWT. Para pemimpin ini termasuk para pejabat, pemimpin negara, pemerintah yang buruk, pemuka agama yang buruk, dan lain sebagainya.
Pemuka agama yang buruk menyebabkan daya rusak yang sangat dahsyat. Apalagi jika mereka memiliki pengikut yang banyak, ini bisa menyebabkan rusaknya agama.
Sebab para pemimpin dan pemuka agama yang buruk menanamkan racun fanatisme terhadap para pengikut yang kebanyakan orang awam.
Hal ini menyebabkan kebenaran apapun akan ditolak oleh para pengikutnya karena bukan keluar dari mulut pemuka yang dipujanya. Kebatilan dan kegelapan akan selalu dicari pembenarannya.
Pemimpin zalim atau pemuka agama yang buruk akan membawa kerusakan bagi akidah dan kemanusiaan. Semoga kita semua terjaga dari pemimpin-pemimpin yang menyesatkan. Aamiin….
Abah Guru Sekumpul mengijazahkan kepada kita semua agar selalu membaca syair di bawah ini agar kita terlepas dari gangguan setan ataupun manusia yang mengganggu keimanan kita insya Allah :
رَبِّ فَانْفَعْنَا بِبَرْكَتِهِمْ * وَاهْدِنَا الْحُسْنَى بِحُرْمَتِهِمْ
وَأَمِتْنَا فِى طَرِيْقَتِهِمْ * وَمُعَافَاةٍ مِنَ الْفِتَنِ
Robbi fanfa’na bibarkatihim wahdinal husna bihurmatihim, wa amitnaa fii thoriiqotihim wa mu’aafaatin minal fitani.
“Wahai Tuhanku, berilah kami kemanfaatan dengan keberkahan mereka, dan tunjukkan kami pada kebaikan sebab kemuliaan mereka, dan matikan kami dalam jalan (thoriqoh) mereka, dan diselamatkan dari fitnah.”
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More
Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan lomba… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More
Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More
Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More