Oleh : Wishnoe Ida Noor
Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab), Andalan dan LPK Gerakan Pramuka Kabupaten Garut Masa Bakti 2026-2031, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (26/1/2026).
Bupati Garut dilantik oleh Ketua Kwarda Jawa Barat, Herman Suryatman, sebagai Ketua Mabicab Garut dan Ketua Kwarcab Garut, Ade Hendarsyah dilantik langsung oleh Bupati Garut yang juga selaku Ketua Mabicab Garut.
Bupati Garut menegaskan bahwa amanah yang diemban para pengurus baru bukan sekadar tanggung jawab administratif, melainkan investasi sejarah dalam mencetak generasi emas.
Syakur juga menyoroti perubahan tantangan zaman yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi. Menurutnya, para pemuda tidak cukup hanya dibekali dengan kecerdasan akademik (soft skill) dan keterampilan teknis (hard skill), tetapi wajib memiliki kemampuan bertahan hidup (life skill).
“Tantangan hari ini beda dengan tantangan dahulu, ketika kita belum mengenal teknologi tapi ada yang tetap sama yaitu bagaimana seseorang itu mampu mempertahankan hidupnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut melalui SKPD siap bersinergi dengan Gerakan Pramuka untuk menggalakkan kegiatan lapangan yang berorientasi pada pembentukan karakter.
“Saya sampaikan bahwa kami memandang bahwa Pramuka adalah salah satu gerakan yang mampu (menerapkan) life skill pada generasi muda, sehingga pada Muscab kemarin saya menitipkan kepada Gerakan Pramuka untuk bersama-sama Kabupaten Garut, bersama SKPD, untuk menyiapkan anak-anak didik kita dengan cara menyiapkan life skill mereka,” ujar Bupati.
Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, Herman Suryatman, mengingatkan para pengurus untuk memegang teguh Satya dan Dharma Pramuka sesuai UU Nomor 12 Tahun 2010.
Herman meyakini bahwa keberhasilan kepemimpinan di Kabupaten Garut saat ini tidak lepas dari penanaman nilai-nilai kepramukaan sejak dini.
“Artinya apabila gerakan Pramuka kita aplikasikan dengan baik maka kesuksesan adik-adik kita, anak-anak kita paling tidak 50% sudah dalam genggaman,” ungkapnya.
Herman menjelaskan bahwa dalam Pramuka terkandung beberapa prinsip di antaranya learning to know dan learning to do, yang menjadi pondasi kuat bagi pemuda untuk menghadapi masa depan.
“Sebagaimana kakak sampaikan tadi, soft skill ada disana, hard skill ada disana. Life skill ada disana. Learning to know ada disana, bagaimana belajar untuk mengetahui banyak hal ada di Pramuka, learning to do ada di Pramuka, bagaimana melakukan banyak hal ada di Pramuka,” tutur Herman.
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More
Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan lomba… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More
Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More
Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More