Berita

Kabid SD Disdik Garut Tegaskan, Sosialisasi SPMB Sangat Krusial

Share posting

Oleh : Wishnoe Ida Noor – Wida Heryani

Grahabignews.com.Garut – Untuk antisifasi hal-hal yang tak diinginkan terkait  daya tampung jumlah murid pada tiap satuan pendidikan, agar memenuhi aturan yang telah ditentukan yaitu mengacu pada Kemendikdasmen No 14 tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Mekanisme Verifikasi dan Validasi Penetapam Jumlah Murid, acara sosilisasi SPMB 2026-2027 ini kami laksanakan.

Hal itu ditandaskan oleh Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Sadidah, S.Pd., M.Si., M.Pd., pada GrahaBigNews usai memberikan sambutan pada acara sosilisasi SPMB 2026-2027 yang dilaksanakan di gedung PGRI Kecamatan Tarogong Kaler. Selasa (3/2/2026).

Kegiatan  sosialisasi SPMB 2026-2027, lanjut Ai  kenapa dilaksanakan lebih awal karena ini menyangkut penentuan daya tampung dan kita mengikuti aturan yang sudah ada, tapi di lapangan SPMB tahun lalu ada beberapa hal yang krusial jika tidak diantisifasi dikhawatirkan mengganggu SPMB 2026.

“Jadi sosialisasi lebih awal ini terkait dengan penentuan daya tampung untuk memastikan SPMB 2026-2027 berjalan dengan baik,” jelasnya.

Kata Ai, ini  merupakan tahun ke dua SPMB, kami juga membahas terkait ketentuan rombel untuk SD berapa orang, dan  jika ada pengecualian yang diperbolehkan seperti apa, kita mengikuti aturan yang sudah ditentukan.

“Untuk nara sumbernya kita kerjasama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinnsi Jawa Barat yang mengawal program Kementerian Kabupaten/Kota.” ucapnya.

Masih kata Ai, sosialisasi ini dilaksanaan se-Kabupaten Garut dan dilaksanakan secara bergantian dan pada kesempatan ini kita fokuskan pada Pengawas dan Kepala Sekolah, karena mereka yang menentukan daya tampung lebih awal sedangkan sisa lainnya kita sosilisasi pada masyarakat dan akan kita tentukan tekhnis selanjutnya.

Ai memastikan, bahwa bulan Maret ini sosialisasi sudah bisa merampungkan usulan daya tampung tiap sekolah, ketersediaan guru, ketersediaan kelas/rombel, dan lainnya.

Ai mengakui bahwa kebanyakan kendala di lapangan yang terjadi selama ini, adalah masalah trust atau kepercayaan dari masyarakat pada suatu lembaga pendidikan, sehingga masih ada istilah pavourit dan non pavourit.

Lanjut Ai, bagaimana upaya yang dilakukan oleh kami dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut melalui Bidang SD ini agar kendala-kendala yang nantinya akan menghambat kualitas pendidikan bisa diatasi, dan yang terjadi dilapangan selama ini, evaluasi tahun lalu dalam SPMB  SD ini adalah terkait domisili dan mutasi.

Meski demikian, Ai berharap SPMB 2026-2027 berjalan dengan baik dan patuh aturan, semoga semuanya berjalan lancar, pungkasnya.


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

17 jam ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

17 jam ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

17 jam ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

18 jam ago

Bupati Garut Buka Rakor GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan

Oleh : Rudy Herdiana Grahabignes.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Gugus… Read More

18 jam ago

Bupati Garut Soroti Pembangunan Karakter Melalui Pramuka

Oleh ; Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa orientasi… Read More

18 jam ago