PARMUSI Kab. Garut Tolak Rencana Pemerintah Penghapusan BBM Premium dan Pertalite

Share posting

Artikel Eksklusif

Oleh : Dedi Kurniawan

Dedi Kurniawan : Ketua PD PARMUSI Garut (foto istimewa-grahabignews.com)

Menanggapi rencana pemerintah menghapus BBM jenis Premium dan Pertalite ketua Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) Kab. Garut menyatakan menolak rencana tersebut, sekarang Harga premium 6.450 Tiba tiba harus membeli BBM jenis Pertamak yang mencapai 10.000 an, ini betul betul mencerminkan ketidakpekaan pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang kian hari kondisi ekonomi kian terpuruk akibat dari dampak covid  19 yang terus menerus, banyak ukm yang gulung tikar dan PHK terjadi dimana-mana.

Penghapusan Premium dan Pertalite artinya pemerintah memaksa masyarakat untuk membeli Pertamak yang harganya mencapai 10.000an, artinya pemerintah menaikan harga BBM mencapai 50%, apakah pemerintah gak paham setega itu ketika masyarakat sedang sibuk menata ekonomi dan usahanya, tiba tiba harus di hadapkan kepada kebutuhan produksi yang melonjak mencapai 50%.

Harus di ingat kenaikan BBM bukan hanya berdampak kepada sektor tranportasi saja atau berupa kenaikan ongkos tranportasi umum, melainkan Semua komoditi akan naik dan tetap yang jadi korban masyarakat kecil.

Disituasi krisis ekonomi seperti ini dirjen migas masih berbicara kadar oktan, memangnya segenting apa persoalan lingkungan kita saat ini, ditengah-tengah dunia sedang melakukan recoveri ekonomi pasca covid indonesia malah berbicara isu lingkungan soal kadar oktan, yang ujung ujungnya menghapus Premium dan  Pertalite yang sangat menyengsarakan rakyat.

Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk menolak rencana pemerintah yang akan melakukan penghapusan Premiun dan Pertalite yang jelas jelas akan menyengsarakan rakyat.

Jika jokowi ngotot melalukan penghapusan Premium dan Pertalite, saya yakin akan muncul perlawanan politik dari masyarakat berupa tuntutan mundur kepada Presiden jokowi, masyarakat kecil, kaum buruh dan mahasiswa tidak akan tinggal diam, saya yakin itu.

Catatan Penulis  :

Dedi Kurniawan, adalah  Ketua PD PARMUSI Garut

 

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *