Sekolah Sungai Cimanuk Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana di Kecamatan Sukaresmi

Share posting

Oleh: Rudi Herdiana

GrahaBigNews, Garut – Ketua Sekolah Sungai Cimanuk (SSC), Mulyono Khadafi bertindak sebagai narasumber dalam acara sosialisasi Kecamatan Siaga Bencana (Kencana) di Kecamatan Sukaresmi.

Peserta yang mengikuti sebanyak 37 orang, terdiri dari Kepala Desa, Kepala Dusun, staf kecamatan, dua orang perwakilan dari DPC Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (Rentan) Garut dan perwakilan pemuda.

Dikatakan Mulyono, dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung pihak kecamatan dalam upaya mitigasi bencana serta meningkatkan kesadaran masyarakat, tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Diungkapkan Ketua SSC, bahwa bagi pelaku yang sengaja melakukan penyempitan sungai, dikenakan sanksi hukuman pidana maupun perdata (denda) hingga puluhan milyaran, sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

Sementara berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, sanksi untuk orang yang membuang sampah ke sungai, dapat dikenakan sanksi pidana dan denda puluhan juta.

Sebenarnya, lanjut Mulyono, guna menjaga dan melestarikan sungai, Pemerintah harus melibatkan Kepala Dusun (Kadus). Pasalnya, Kadus bersentuhan dengan masyarakat sekitar, sehingga dapat mengingatkan, bahkan menegur warga yang merusak sungai.

“Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan sekitarnya,” harap Mulyono.

Sementara Camat Sukaresmi, Prayudi Yanuar Arif menjelaskan, tujuan Kencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons dalam menghadapi bencana di tingkat kecamatan, khususnya di Kecamatan Sukaresmi..

Pihaknya menghadirkan SSC, bertujuan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan mengurangi dampak perubahan iklim.

“Semoga, melalui kegiatan Kencana, masyarakat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana, sehingga mampu meminimalisir kerugian dari dampak bencana,” pungkasnya


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *