Artikel

Gara-Gara Segelas Air Dia Masuk Neraka Dan Mayatnya Dimakan Singa

Share posting

Sing sapa durung wikan anane jaman kelanggengan iku, aja ngaku dadi janma linuwih.

Oleh : H Derajat


jagokata.com

Siapa yang belum paham adanya zaman keabadian, jangan mengaku menjadi orang linuwih (Orang Unggul).

Saudaraku terkasih inilah cerita tentang Wali Allah di zaman Nabi Musa. Setelah membaca kisah ini tentunya kita akan kembali merenung tentang ibadah kita, apakah memang sesungguhnya kita ini ahli surga karena banyaknya ibadah kita tersebut ? Ternyata belum tentu, sedikit kesalahan kita bisa tergelincir ke neraka dan kadang kita menganggap kecil sebuah amal kita, namun ternyata membawa kita ke Surga. Inilah misteri penilaian Allah terhadap amal perbuatan kita yang hanya Dia yang mengetahuinya.

ALKISAH

Musa as meminta Tuhan menunjukkan salah satu wali-Nya. Tuhan memerintahkan Musa untuk pergi ke sebuah lembah. Di tempat itu, Musa menemukan seseorang yang berpakaian compang-camping, kelaparan, dan dikerubungi lalat.

Musa bertanya, “Adakah sesuatu yang dapat aku lakukan untukmu?”

Orang itu menjawab, “Wahai utusan Tuhan, tolong bawakan aku segelas air.” Ketika Musa kembali dengan segelas air, orang itu telah meninggal dunia. Musa pergi lagi untuk mencari sehelai kain untuk membungkus mayatnya, agar ia dapat menguburkannya. Ketika ia kembali ke tempat itu, mayatnya telah habis dimakan singa.

Musa merasa tertekan, ia berdoa, “Tuhan, Engkau menciptakan semua manusia dari tanah. Ada yang berbahagia, tapi ada juga yang tersiksa dan hidup menderita. Aku tak dapat mengerti ini semua.”

Suara Yang Agung menjawab, “Orang itu bergantung kepada-Ku untuk semua hal. Tapi kemudian ia bergantung padamu untuk satu minuman. Dia tak boleh lagi meminta bantuan kepada orang lain kalau ia telah ridha dengan-Ku.”

Ya Allah ya Rab, panjenengan limpahaken wonten manah kulo raos ajrih dumatheng panjenengan, raos manah ingkang saged ndadosaken benteng saking lelampah maksiat dumatheng panjenengan. Ya Allah, limpahaken datheng manah kulo sedhoyo raos tansah kepengin taat, nunduk lan pasrah maring panjenengan, Ugi Raos ingkang saged ndadosaken kulo lan sederek kulo sedhoyo kalebet wonten suwargo panjenengan ya Allah, Ya Allah ya Rab, panjenengan gesangaken keyakinan ingkang saged ndadosaken ringan saking sedhoyo beban penderitaan, raos kepengin mbales dendam lan sedhoyo musibah ingkang nyoto utawi ingkang taksih samar.


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Bupati Garut Tegaskan Peran Strategis Dinas Sosial sebagai Wujud Kehadiran Negara

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan Pengarahan kepada… Read More

44 menit ago

Pemkab Garut Matangkan Pengembangan Aplikasi Sagarut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi… Read More

47 menit ago

Ketua LPM Mekarmuya Terlibat Langsung Pembangunan MCK di TMMD 128

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Semangat pengabdian dan dedikasi terhadap kemajuan daerahnya terus… Read More

3 jam ago

Semangat Luar Biasa Ibu Ani Bekerja Sambil Menggendong Anak Dalam Pembangunan Jalan TMMD 128

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut, [30/04/2026] – Keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun… Read More

3 jam ago

Lansia 78 Tahun Ikut Gotong Royong Pembangunan Jalan Program TMMD ke-128

Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Semangat mengabdi dan cinta terhadap lingkungan tempat tinggal tampak… Read More

6 jam ago

FK PKBM Garut Gelar Penerangan Hukum Dalam Pengelolaan BOSP PKBM

Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut — Guna meningkatkan SDM, terutama dalam pengeleloan Dana BOSP, Forum… Read More

6 jam ago