Berita

Kasi Sapras SD Disdik Garut Tegaskan Gunakan DAK 2020 Sesuai Aturan

Share posting

Oleh : Wishnoe Ida Noor

Kasi Sapras SD Disdik Kab. Garut, Mamun Gunawan (foto oleh Wishnoe Ida Noor-grahabignews.com)

Garut – Kegiatan sosialisasi DAK bagi Sekolah Dasar (SD) dari APBD Tahun Anggaran 2020 usai dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan di Aula PGRI Banyuresmi, pada hari Senin, (27/07) GrahaBigNews menemui Kasi Sapras SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Mamun Gunawan di ruang kerjanya kawasan Pembangunan.

Kang Mamun menjelaskan, bahwa sosialisasi DAK Tahun  2020  di hadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Sugeng Haryadi, S.H., MH.,  perwakilan dari Polres bagian Tipikor, di buka oleh Kadis dan Wakil Bupati,  dari unsure birokrasi hadir juga BAPEDDA, Insfektorat, dan Pajak Pratama.

“Semua nara sumber Intinya baik sambutan adalah kegiatan harus mengacu pada Petunjuk teknis dan petunjuk operasional sebagai pedoman pelaksanaan DAK dan yang paling penting kualitas bangunan, artinya material bangunannya jangan asal-asalan harus sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan”, tandasnya.

Ketika disinggung, apa yang disampaikan oleh Kang Mamun dalam acara tersebut? Pihaknya berharap bahwa dalam pengerjaan DAK tersebut, tidak boleh diserahkan pada pihak ketiga, karena swakelola dengan membentuk oleh panitia yang melibatkan unusr guru, komite, masyarakat dan orang tua wali murid.

Mamun menghimbau kepada sekolah penerima DAK Tahun 2020 ini, agar mematuhi ketertiban administrasinya seperti yang tertuang dalam petunjuk tekhnis yang sudah tertera dalam Perpres  No 88 tahun 2019 tentang DAK tahun 2020 dan petunjuk operasional yang tertera dalam Permendikbud No 11 Tahun 2020.

Kejari Garut, Sugeng Haryadi, S.H.MH. (foto file Kasi Sapras SD Disdik Kab. Garut-grahabignews.com)

Lebih lanjut dijelaskan Mamun, untuk DAK Tahun 2020 ini ada 7 jenis kegiatan yang dilaksanakan, Ruang Kelas Baru, Rehab Ruang Kelas, Pembangunan jamban, pembangunan perpustakaan, rehab ruang guru, rehab  kantor dengan pengadaan media pendidikan.

Secara rinci disebutkan Mamun 7 kegatan DAK tersebut digunakan untuk Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) sebanyak 18 unt untuk 277 ruang dengan total biaya Rp. 4.609.116.000 (Empat miliar enam ratus Sembilan juta seratus enam belas ribu rupiah).

Untuk Pembangunan Jamban, 13 unit dengan total biaya Rp. 1.235.000.000 (Satu miliar Dua ratus Tiga puluh Lima Juta Rupiah). Pembangunan Ruang Perpustakaan , sebanyak 28 untuk  28 Ruang dengan total biaya Rp. 4.505.816.000  (Empat miliar Lima ratus Lima Juta Delapan ratus Enam belas ribu rupiah).

Sedangkan untuk Rehabilitasi Ruang Guru  SD sebanyak 60 unit untuk  60 Ruang dengan total biaya  Rp. 3.540.000.000  (Tiga miliar Lima ratus Empat puluh Juta rupiah). Rehabilitasi Ruang Kelas sebanyak 53unit untuk  117 Ruang dengan total biaya Rp.  9.481.608.000 (Sembilan miliar Empat ratus Delapan puluh satu juta Enam rarus delapan ribu rupiah), dan Rehabilitasi Ruang Perpustakaan  sebanyak 51 unit untuk 51 Ruang dengan total biaya Rp.4.029.000.000 (Empat miliar Dua Puluh Sembilan juta rupiah), serta untuk Pengadaan Media Pendidikan  sebanyak 34 unit  untuk  34 Paket dengan total biaya Rp.  1.360.000.000 (Satu miliar Tiga ratus Enam puluh juta rupiah).

Kasi Sapras SD Disdik Garut, Mamun Gunawan (foto file Kasi Sapras SD Disdik Kab. Garut-grahabignews.com)

“ Total anggaran dari seluruh kegiatan DAK Tahun 2020 yang dikucurkan dari APBD berjumlah  Rp. 28.760.540.000 (Dua puluh Delapan Miliar Tujuh ratus Enam puluh juta Lima ratus Empat puluh ribu rupiah)”, jelas Kang Mamun.

Ketika disinggung GrahaBigNews jika di lapangan di temukan dugaan ketidak sesuaian dalam pelaksanaan implementasi DAK dengan perundang-undangan, Mamun menegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan terlebehih dahulu secara lisan sebagai pembinaan, selanjutnya jika diabaikan ada tindakan selanjutnya.

“Ikuti dan jalankan program DAK ini sesuai aturan, dan secara swakelola, dan dengan didampingi fasilitator yang bertugas menyusun dokumen perencanaan, pengawasan, termasuk laporan’, himbaunya.

Untuk Kabupaten Garut, pihaknya melibatkan Jumlah fasilitator sebanyak 41 orang dan 1 orang di tempatkan di sekolah-sekolah yang mendapatkan DAK tersebut, pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Sensus Ekonomi 2026 Disosialisasikan BPS RI

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Sosialisasi… Read More

9 jam ago

Wabup Garut Tegaskan Pastikan Hak Adminduk Anak Terjamin di Isbat Nikah

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri acara Layanan… Read More

9 jam ago

Semangat Kartini dan Cinta Bumi Menyatu, Kolaborasi penuh Warna

Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Semangat emansipasi perempuan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan berpadu… Read More

20 jam ago

Sumur Bor TMMD ke-128 Hadirkan Solusi Air Bersih untuk Warga Kp. Karang Anyar

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 kembali… Read More

1 hari ago

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama dengan Badan Bank Tanah

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan dari… Read More

1 hari ago

Buka Rakerkab KONI 2026, Bupati Garut Targetkan Masuk 10 Besar Porprov XV dan Kesiapan Tuan Rumah 2030

Oleh : Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus membuka… Read More

1 hari ago