Ekonomi

Komunitas “Bersama Talangseng Bisa” Jadi Tamu Kehormatan di Grand Opening Sunset Café

Share posting

Oleh: Rudi Herdiana

Moderator acara talk show, Vivan Restiawan. (Poto: Rudi Herdiana – grahabignews.com)

Garut – Event grand opening yang di gelar Sunset Café, Sabtu sore (15/08) dimeriahkan dengan mengundang musisi Alva Band yang menyajikan lagu-lagu yang merdu. Acara digelar di Sunset Café, Jalan Raya Bayongbong Kel. Muara Sanding Kec. Garut Kota.

Namun, sebelum dilaksanakan grand opening digelar, di isi dengan acara talk show Sunset atau ngobrol sore dengan tema lingkungan bersama nara sumber dari Komunitas “Bersama Talangseng Bisa” dan Dekan ITB, Ir. Edwan Kardena, P.Hd.

Sementara nara sumber dari Komunitas Bersama Talangseng Bisa diwakili oleh Ketua BSIT (Bank Sampah Intan Talangseng), Ajat Sudrajat yang didampingi pengurus, Deni Hardiyana. Meskipun acara talk show Sunset Café tidak terlalu lama, namun mendapat apresiasi dari para tamu undangan.

Ketika Moderator acara talk show, Vivan Restiawan melontarkan pertanyaan terkait lingkungan, Ir. Edwan Kardena, P.Hd menjelaskan, bahwa lingkungan itu terbagi tiga yaitu air, tanah dan udara. Seiring dengan waktu, lingkungan kita sudah terjadi pencemaran oleh aktivitas manusia.

kiri-kanan: Deni Hardiyana, Ajat Sudrajat, Ir. Edwan Kardena, P.Hd dan Vivan Restiawan. (Poto: Rudi Herdiana – grahabignews.com)

“Sekarang sudah banyak terjadi pencemaran, baik air, tanah maupun udara dan ini perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya akibat sampah yang semakin menumpuk karena tingginya pertumbuhan penduduk,” jelasnya.

Sementara Ajat Sudrajat mengutarakan, bahwa BSIT merupakan aplikasi program komunitas “Bersama Talangseng Bisa” yaitu program ekonomi kerakyatan. “Bersama Talangseng Bisa mempunya tiga program yaitu Konservasi, Ekonomi Kerakyatan dan Edukasi,” ucapnya.

Adapun tujuan berdirinya komunitas tersebut, salah satunya adalah mendampingi/mengawal program kepala Dinas PUPR dalam hal khususnya aspek lingkungan talangseng dan daerah irigasi. Tidak dapat dipungkiri, penyebab terjadinya banjir akibat sampah yang bertumpuk di aliran air.

Tamu Undangan Tengah Menikmati Suasana di Sunset Cafe. (Poto: Rudi Herdiana – grahabignews.com)

Untuk program utama BSIT, jelas Ajat tiada lain meminimalisir jumlah sampah, khususnya di Kab. Garut melalui pemilahan sampah, daur ulang sampah, serta pemberdayaan masyarakat. “Semoga dengan berdirinya BSIT, dapat berkontribusi kepada Pemerintah dan masyarakat terutama di sector persampahan,” harapnya.

Ditambahkan Deni Hardiyana, sebenarnya pengelolaan/daur ulang sampah terbagi tiga, yaitu pengolahan sederhana berupa pemilahan, pengolahan sedang yakni membuat suatu kreasi/kerajinan dari sampah dan terakhir dengan teknologi seperti membuat briket.

“Untuk sampah organic, bisa di buat pupuk kompos atau pakan ternak, sedang untuk sampah an organic melalui di pilah sampah yang bernilai ekonomis. Lantas daur ulang sampah (an organic) berupa kerajinan tangan atau melalui teknologi,” pungkasnya.

ke dua kanan: Edy Kuntoro, ST.,MT selaku founder Komunitas “Bersama Talangseng Bisa”. (Poto: Rudi Herdiana – grahabignews.com)

Tentunya, lanjut Deni, pengelolaan sampah tidak mungkin berhasil tanpa adanya peran serta masyarakat, maka salah satu program BSIT adalah pemberdayaan masyarakat. “Mudah-mudahan BSIT mampu meningkat kesadaran akan sampah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Ketika di temui GrahaBigNews di lokasi, Edy Kuntoro, ST.,MT selaku founder Komunitas “Bersama Talangseng Bisa”, dirinya sangat mengapresiasi pihak Sunset Cafe yang telah memberi ruang dan waktu memaparkan apa dan bagaimana arah gerak komunitas dan tentunya sangat jarang dalam suatu acara grand opening suatu cafe menampilkan sesi talk show bertema lingkungan.

Di akui Edy, begitu cemerlang yang disunguhkan managemen Sunset Café, jarang sekali dalam satu moment grand opening menyuguhkan acara talk show, apalagi tentang lingkungan. “Semoga kegiatan seperti ini, semakin membukakan ruang dalam menyebarluaskan pesan kepedulian lingkungan kepada masyarakat,” tuturnya.


Share posting
rudi herdiana

Recent Posts

Senja di Kaki Gunung Cikuray

Cerpen Akhir Pekan  : Lilis Yuliati, S.Pd., M.Pd. Jingga... temaram di langit Dayeuh Manggung, semilir… Read More

24 jam ago

Sebutir Kurma Pengganjal Terkabulnya Doa

hanya gara-gara memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja dagangan orang lain, maka doanya tak… Read More

1 hari ago

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

3 hari ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

3 hari ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

3 hari ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

3 hari ago