Om Wendy Gharhavie Rangkul Kawula Muda Potensial Milenial Aktualsasikan Di Dunia Acting, Cat Walk, Dan Publik Speaking Bareng Sanggar Senam Amey Gancell (foto oleh Wishnoe Ida Noor-grahabgnews.com)
Liputan Khusus
Oleh : Wishnoe Ida Noor
Garut – Sejenak sebelum acara Potensial Mielnial dimulai, GrahaBigNews melakukan wawancara eksklusif dengan m Wendy Gharhavie selaku Manager di ruang kerjanya Amey Gancell kawasan Cimanuk 56, Jum’at sore (27/11/2020) d dampngi artis ganteng bertalenta Jiseph Hakim.
Om Wendy sudah malang melintang di dunia entertainment dan mampu melahirkan generasi pecinta seni yang berkualitas, berettidude, serta professional, sehingga sudah banyak jebolan dari Gharhavie Management yang di pimpinnya melahirkan artis-artis yang bertalenta, dan jadi orang terkenal berkat sentuhan tangannya.
Nama Gharhavie adalah nama istimewa dari kakeknya, dan dijadikan suatu nama untuk brand sanggar. Pada tahun 1996-1999 mengajukan sebuah lembaga khusus pendidikan modelling bekerjasama dengan Dinas Pendidikan sampai sekarang dengan sekretariat di Jl. Pakuwon 29, ungkap Om Wendy.
“Pada kegiatan Potensal Milenial ini Gharhavie sudah memasuki gelombang ke 11 dan Jiseph ini termasuk periode ke 2 dan 3, dan dirinya sangat peduli bukan hanya mencetak artis melainkan remaja yang mempunya prestasi tidak hanya di dunia modeling semata”, ujarnya.
Dari Gharhavie Management ini kebanayakan tidak hanya modelling saja, melainkan ke Pasanggiri Mojang dan Jajaka, berkiprah di Departemen Dalam Negeri, dan lainnya.
Ketika disinggung bahwa sekolah di bidang modeling itu harus mengeluarkan kocek yang lumayan, Om Wendy dengan sigap menepis anggapan tersebut, bahwa menjadi seorang model itu tak sepantasnya dilihat dari glamournya saja yang bisa di ukur secara material melainkan bagaimana kecantikan yang timbul dari hatinya.
“Bagamana ketika kawula muda yang datang pertama kali ke Gharhavie dari yang tidak ada apa-apanya, dikemas menjadi apa-apanya ada, dalam artian punya kemampuan menggali potensi dari kecantikan hatinya, dan syaratnya tidak harus cantik atau cakep semata melainkan harus bertetika, budi pekerti, mau bertanggungjawab pada diri sendiri, otomatis kecantikan yang ada dalam dirinya akan muncul”, tandasnya.
Alhamdulillah dengan kesabaran dan ketekunan, serta kedisplinan, semua yang bergabung di Gharhavie Management ini mampu menjadi pelaku seni selain profesional, tapi tetap mengedepankan attitude, behavior credible, mandiri dan tetap berbudi pekerti, salah satunya Jiseph Hakim.
Harapannya pada pemerintah ketika disinggung sejauhmana perhatiannya, Om Wendy menjelaskan, bahwa meski selama ini bentuk kerjasama maupun perhatian berbentuk materil belum ada dari pihak pemerintah, namun tak membuatnya kecil hati, terus berkiprah dengan mandiri.
Analogi yang disampaikan oleh Om Wendy, bahwa ketika kita ada satu pengakuan dari pemerintah, dan pemerintah membutuhkan talent-talent kita bisa memberikan support, otomatis dari Ghrhavie sendiri akan memberikan yang terbaik apa yang dperlukan oleh phak pemerintah, pungkasnya.
Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut – Semangat pengabdian dan kerja keras terus ditunjukkan oleh prajurit… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, kegiatan pelayanan… Read More
Oleh : Yani Supriatna, MP Grahabignews.com.Garut – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perumahan dan Permukiman… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut… Read More
Oleh : Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Berdasarkan kecintaan kepada seni, apalagi di tunjang dengan… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan Pengarahan kepada… Read More