Berita

Bupati Garut : Bentuk Satgas Covid Tingkat Warga Untuk Atasi Penyebaran Covid-19

Share posting

Oleh : Wishnoe Ida Noor

Bupati Garut, Rudy Gunawan memimpin kegiatan rapat koordinasi dengan para camat dan para kepala puskesmas se-Kabupaten Garut melalui aplikasi videokonferensi di Gedung Garut Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (15/12/2020).(Foto : Deni Septyan/Diskominfo Garut-grahabignews.com)

 

Garut  – Dalam menangani perkembangan Covid-19 di Kabupaten Garut, Bupati Garut, Rudy Gunawan melaksanakan rapat koordinasi bersama para camat dan para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Garut melalui aplikasi video telekonferensi.

Kegiatan ini berlangsung dari Kantor Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomimfo), Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (15/12).

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan saat ini Kabupaten Garut ditetapkan status siaga bencana Covid-19 sampai bulan Maret tahun mendatang.

“Di masa pandemi ini kita juga menetapkan status siaga bencana sampai bulan Maret 2021 di seluruh Kabupaten Garut,” ucap Bupati.

Untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di tingkat warga, Imbuh Bupati, pihaknya telah membentuk Satgas Covid Tingkat Warga yang terdiri dari Ketua RT dan Ketua RW.

“Telah dikumpulkan sekaligus diberikan atribut kepada mereka yang mempunyai posisi sebagai Ketua RT dan Ketua RW di wilayah Kabupaten Garut yang diwakili oleh beberapa RT dari Kecamatan Garut Kota dan Kecamatan Cilawu sebagai Satgas Covid Tingkat Warga,” lanjut Bupati.

Bupati berharap dengan adanya Satgas Covid Tingkat Warga ini dapat memperlancar koordinasi antar camat, kepala desa, dan gugus tugas tingkat warga.

 

 

“Saya berharap dengan adanya gugus tugas tingkat warga, saya menginstruksikan kepada para camat supaya koordinasi yang dilakukan para camat, kepala desa, sampai gugus tugas tingkat warga ini dapat berjalan efektif dan efisien,”

Selain itu, Bupati Rudy menyampaikan perihal 3 klaster rumah sakit yang menjadi rujukan untuk pasien Covid-19.

“Untuk klaster satu yaitu RSUD dr. Slamet karena alatnya lengkap, yang kedua adalah rumah sakit yang ditunjuk untuk menangani yang mempunyai gejala dan rumah sakit darurat yaitu Rumah Sakit Medina, Rusun, dan Islamic Center itu digunakan untuk isolasi masyarakat yang tidak mempunyai gejala,” ujar Rudy.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Senja di Kaki Gunung Cikuray

Cerpen Akhir Pekan  : Lilis Yuliati, S.Pd., M.Pd. Jingga... temaram di langit Dayeuh Manggung, semilir… Read More

12 jam ago

Sebutir Kurma Pengganjal Terkabulnya Doa

hanya gara-gara memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja dagangan orang lain, maka doanya tak… Read More

12 jam ago

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

2 hari ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

2 hari ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

2 hari ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

2 hari ago