Pemerintah

Bupati Garut Buka Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Terkait Pemulihan Ekonomi di Kab. Garut

Share posting

Oleh: Wishnoe Ida Noor

Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di Kabupaten Garut yang digelar di Aula BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/2/2021). (Foto: Deni Septyan/Diskominfo Garut – grahabignews.com)

Garut – Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka rapat koordinasi penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Garut yang digelar di Aula BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/2/2021).

Dalam rapat ini, Bupati Garut mengajak untuk berdiskusi mengenai langkah yang harus ditempuh dalam penanganan Covid-19 salah satunya pemulihan ekonomi di Kabupaten Garut. “Karena itu kami meminta masukan dari bapak-ibu sekalian Iangkah apa yang mesti ditempuh untuk pemulihan ekonomi. Misalnya saat ini kami sudah melonggarkan PPKM. Semuanya dibuka Kembali, namun kami tidak akan membiarkan terjadinya kerumunan,” ucap Bupati.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga Rudy Gunawan menjelaskan strategi dalam pemulihan ekonomi yaitu penyerapan dana desa. “Selanjutnya strategi yang kita lakukan dalam pemulihan ekonomi. Pertama adalah penyerapan, jadi desa sekarang menerima 600 M dari dana desa sementara dari ADD (Anggaran Dana Desa) adalah 200 M. Jadi sekarang untuk desa ada 800 M,” lanjut Bupati Garut.

Selain dari dana desa, salah satu strategi pemulihan ekonomi yang dicanangkan oleh Bupati Garut adalah memperbaiki jalan rusak karena curah hujan yang semakin tinggi. “Kami dalam rangka pemulihan ekonomi, jalan yang rusak dipercepat, karena curah hujan juga semakin tinggi,” ujar Rudy.

Tak hanya itu, Rudy Gunawan juga menjelaskan terkait karyawan hotel yang dirumahkan tidak akan mendapat gaji. Karena meskipun pihak hotel sudah mengadakan diskon, tetapi pengunjung hotel di masa pandemi sangat berkurang.

“Kalau di hotel yang dirumahkan sama sekali tidak dapat gaji, ada sekitar 2000 orang yang dirumahkan. 2000 orang ini termasuk yang WFH (Work From Home) (gaji setengah). Hotel dan restoran sudah mengadakan diskon, namun tetap tidak ada yang datang,” ucapnya.

Informasi tersebut diterima Redaksi GrahaBigNews melalui Dinas komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, Kamis (18/02).

Bingung Ingin Kuliah yang Berkualitas? Klik aja Link di bawah ini !!!

http://pmb.fteknikuniga.ac.id


Share posting
rudi herdiana

Recent Posts

Sensus Ekonomi 2026 Disosialisasikan BPS RI

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Sosialisasi… Read More

9 jam ago

Wabup Garut Tegaskan Pastikan Hak Adminduk Anak Terjamin di Isbat Nikah

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri acara Layanan… Read More

9 jam ago

Semangat Kartini dan Cinta Bumi Menyatu, Kolaborasi penuh Warna

Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Semangat emansipasi perempuan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan berpadu… Read More

20 jam ago

Sumur Bor TMMD ke-128 Hadirkan Solusi Air Bersih untuk Warga Kp. Karang Anyar

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 kembali… Read More

1 hari ago

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama dengan Badan Bank Tanah

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan dari… Read More

1 hari ago

Buka Rakerkab KONI 2026, Bupati Garut Targetkan Masuk 10 Besar Porprov XV dan Kesiapan Tuan Rumah 2030

Oleh : Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus membuka… Read More

1 hari ago