Bupati Sumedang Usai Buka Acara UMKM Sumedang Go Digital Bersama PT. Telkom Indonesia
Liputan Eksklusif
Oleh : Ghani Purnama

Sumedang – UMKM memiliki peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia. Krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 membuktikan, UMKM satu-satunya entitas usaha yang tetap bisa bertahan dalam kondisi apapun.
Guna mendorong pengembangan UMKM agar bisa naik kelas, Pemkab Sumedang bersama PT. Telkom Indonesia dan beberapa Kementerian menggelar acara UMKM Sumedang Go Digital di IPP Setda, Sabtu (10/4/2021).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang Keuangan Kementrian BUMN, Leto Sianita Ginting, Perwakilan Kemenko dan UMKM, Rahmadi, Dirjen SDPPI Keminfo Ismail, Direktur Busines PT. Telkom Fajrin R, Direktur OK PT. SMF Trisnadi Yulrisman, dan Perwakilan Pasar Digital UMKM, Henri Setiawan Wiyatno.
Acara ini, dibuka secara langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, diikuti 500 UMKM di Sumedang serta diisi dengan beberapa kegiatan seperti Trainer of Trainer (ToT) Pelaku UMKM, Bazar, Webinar, konseling, Podcast, lomba Tiktok dan Foto produk.
Direktur Digital PT Telkom Fajri Rasyid, mengatakan pihaknya (Telkom) melihat salah satu yang dibutuhkan Indonesia adalah menaik kelaskan UMKM. Karena UMKM ini, merupakan sektor terbesar yang berkontribusi 60 persen menopang perekonomian Indonesia.
“Kalau kita bisa menaikan kelaskan UMKM, maka Insya Allah hal itu akan berkontribusi besar terhadap ekonomi negara ini,” ujarnya.

Fajri menuturkan, bahwa PT. Telkom Indonesia berkomitmen mengembangkan UMKM, salah satunya melalui on boarding Pasar Digital (PaDi) UMKM. Flatform ini, sudah dikembangkan tiga tahun lalu dan baru berjalan sembilan bulan serta sudah terkoneksi ke puluhan ribu UMKM di seluruh Indonesia.
“Fitur utamanya, menghubungkan UMKM sebagai merchand dengan BUMN di seluruh Indonesia. Saat ini, sudah ada 56 BUMN yang tergabung di flatform ini, hingga UMKM dapat menawarkan produk-produk barang dan jasanya kepada BUMN ini,” urainya.
Sehingga tambah, Fajri, pihaknya akan terus mengembangkannya agar flatform ini terintergrasi dengan market guest lain yang ada di Indonesia. Dan dalam waktu dekat flatform ini akan terkoneksi dengan pasar ekspor di luar negeri.

“Hal ini, merupakan one stop integrated solution yang kami kembangkan di PT. Telkom. Tentu kalau bicara kesuksesan dalam menaikelaskan UMKM, semua itu tidak terlepas dukungan dari semua pihak,” tandasnya.
Hal serupa, disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi positif acara yang dilaksanakan.
Menurutnya, acara ini merupakan bagian solusi dan ikhtiar untuk mengatasi persoalan yang dihadapi UMKM.

“Setidaknya, ada lima permasalahan klasik yang biasa dihadapi UMKM, selain pemasaran dan permodalan juga masalah kapasitas pelaku UMKM, packaging dan penguatan kelembagaan,” ungkapnya.
Selain itu, kegiatan ini pun menjadi salah satu ikhtiar kita untuk mengembangkan UMKM agar lebih maju lagi dan berkembang.
“Saya yakin, melalui kegiatan ini pula tidak hanya formalitas, tetapi harus dihayati, dijiwai serta dimanfaatkan dengan sebaik baiknya,” tuturnya.

Dikatakan Bupati, indikator keberhasilannya dapat dilihat dari output yang dihasilkan. Oleh karenanya, kami meminta kepada pihak Kementerian BUMN dan PT. Telkom untuk mengawal serta memfollow- up nya.
“Setiap kegiatan harus jelas output dan harus jelas dampaknya. Maka, butuh pengawalan tidak hanya hari ini tetapi pasca kegiatan harus difollow up dan dikawal,” pungkasnya.








