Harga Murah Kualitas Tidak Murahan dan Strategi Pintar Imbangi Daya Beli di Bazar Hope PGRI

Share posting

Oleh : Hidir Hidayat

Korwil bidang Pendidikan Kecamatan Garut Kota Anita Istiani, S.Pd.M.Pd,Ketua PGRI Garut Kota, H. Rahmat,S .Pd dan Ketua K3S, H. Ahmad, S.Pd.SD selalu kompak dalam kebersamaan suksesi gelaran Bazar Hope. (Foto: Hidir Hidayat – grahabignews.com)

Garut – “Ide yang luar biasa, keren, kompak dan tidak sia-sia rencana yang sudah dibuat di bulan Ramadhan ini, bahkan ada dari Kecamatan Sukawening yang datang,” ujar Korwil Bidang Pendidikan Anita Istiani, S. Pd. M. Pd di sela acara kegiatan Bazar Hope PGRI Garut Kota, Sabtu(24/04).

Kegiatan Bazar Hope PGRI Garut Kota diikuti oleh 9 ranting se-Kecamatan Garut Kota yang dilaksanakan di SDN Kota Kulon 1 dan 2 Jl. Ciledug Kecamatan Garut Kota, di mulai tanggal 24 sampai 27 April 2021 dari pukul 13:00 hingga 17:00 WIB.

Lanjut Anita, acara ini kemungkinan bisa diteruskan dengan gebrakan yang luar biasa dari Ketua PGRI yang baru, termasuk tanggapan positif luar biasa dari Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Garut juga dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. “Bapak Bupati, Wakil Bupati dan Kadisdik angkat dua jempol karena Garut Kota selalu muncul, Alhamdulillah,” katanya.

Para Pembeli dari Kalangan Guru-Guru dan Penjaga Sekolah di Bazar Hope PGRI Garut Kota.

Atas nama pribadi dan selaku Korwil Bidang Pendidikan, Ia mengatakan terimakasihnya kepada para hamba Allah yang telah berpartisipasi demi suksesnya kegiatan Bazar Hope di bulan Ramadhan ini. “Bulan yang penuh rahmat ini semoga jadi amal sholeh untuk kita semua, “harap Anita.

Anita menanggapi terkait pendapatan dari hasil penjualan di Bazar Hope kali ini yang akan dibagikan kembali dalam bentuk uang atau barang kepada para penjaga dan guru honorer. “Dikumpulkan, dibagikan kembali demi kemanfaatan para penjaga dan guru honorer semua,”tegas Anita.

(Foto: Hidir Hidayat – grahabignews.com)

Seperti diketahui bahwa gelaran Bazar Hope dengan menjual berbagai macam barang layak pakai dengan kualitas 70-100 persen, dan juga harga yang super relatif miring dari Rp. 2. 000-Rp. 5. 000, -, hal ini tentu menambah animo pembeli dan perangsang ditengah daya beli masyarakat khususnya penjaga sekolah dan guru honorer yang lemah akibat pandemi Covid-19.

Hal senada dikatakan Ketua K3S Kecamatan Garut Kota, H. Ahmad, S. Pd. SD bahwa pihaknya mendukung gerakan ini dan hasil penjualan Bazar Hope ini akan dikembalikan lagi kepada para penjaga sekolah dan guru honorer dalam bentuk bhakti sosial dan PGRI Berbagi. “Nanti gimana dana yang terkumpul saja, mudah-mudahan bisa memberikan manfaat lebih,” pungkas H. Ahmad.


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *