Pelayanan KB secara serentak dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day)(Oleh; Ghani Purnama - grahabignews.com)
Oleh: Ghani Purnama
Sumedang – Sumedang diharapkan menjadi role model dalam penurunan Total Fertility Rate (TFR) di Jawa Barat yang didukung oleh pengendalian penduduk dan kualitas keluarga.
Hal tersebut, dikatakan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, saat membuka Pelayanan KB secara serentak dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dan mengejar Target Total Ferity Rate (TFR) Jawa Barat bertempat di PT. Kahatex, Selasa (04/05).
Tampak hadir pula dalam kesempatan tersebut, Deputi KBKR BKKBN Pusat dr. Eni Gustina, Asisten Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Pemprov Jabar Dr. Ir Hj. Dewi Sartika, Plt Kepala DP3AKB Jabar dr. Siska Gerfianti, Ketua PKK Kabupaten Sumedang Hj. Susi Gantini.
Selanjutnya, Direktur PT Kahatex beserta jajaran, Kepala BKKBN Provinsi Perwakilan Jabar, para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Sumedang, IBI Provinsi, Kabupaten/Kota, unsur Forkopimcam Cimanggung dan para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Kota se-Jabar yang berkenaan hadir secara virtual.
Dijelaskan Bupati, salah satu usaha pemerintah untuk menekan tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah Program Keluarga Berencana (KB). “KB merupakan salah satu ikhtiar pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.
Sehingga, tambah Dony, dirinya juga mengapresiasi kegiatan pelayanan KB secara serentak di Klinik KB Perusahaan yang ada Kabupaten/Kota se-Jawa Barat tersebut.
“Kegiatan ini, tentunya disisi akan berdampak bagi keberlangsungan masyarakat kedepannya lebih baik dimulai dari ikhtiar keluarga berencana,” imbuhnya.
Bupati pun berharap, kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Program KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
“Kebanyakan pasangan usia subur di Jawa Barat menggunakan pil atau suntik. Melalui kegiatan ini, kita arahkan para akseptor beralih ke alat kontrasepsi MKJP,” katanya.
Hal senada, disampaikan Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat dr. Siska Gerfianti, dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan program pelayanan KB tersebut dilaksanakan serentak di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat dalam rangka Hari Buruh Internasional.
“Kegiatan ini juga merupakan lanjutan peringatan Hari Kartini. Untuk kota lain dipusatkan di klinik masing-masing dan pencanangannya dilangsungkan secara virtual,” terangnya.
Menurut Siska, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kepesertaan KB dalam rangka mengejar target Total Ferity Rate (TFR) di Jawa Barat. “Total Fertility Rate (TFR) dari Tahun 2016 sebesar 2,0 naik menjadi 2,24 pada Tahun 2017. Kemudian naik lagi menjadi 2,49 pada tahun 2018,” ujarnya.
Atas capaian data tersebut, menunjukkan bahwa Jawa Barat memiliki tangangan yang berat untuk menurunkan angka TFR.
“Oleh karena itu, dalam rangka Hari Buruh kami memberikan pelayanan KB langsung untuk para pekerja. Negara harus hadir untuk meberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, terutama untuk peningkatan kualitas keluarga,” tuturnya.
Disebutkan Siska, rencananya kegiatan seperti itu akan dilaksanakan pada momentum hari-hari penting seperti peringatan Hari Kartini dan Hari Buruh.
“Adapun alat kontrasepsi yang digunakan yaitu IUD, Implan, suntik, pil dan kondom. Namun kami mendorong lebih kepada penggunaan IUD dan Implan sebagai MKJP,” kata Siska.
Sisi lain, Perwakilan PT Kahatex Tamari, S.Pd berucap terima kasih kepada Pemda Jabar dan Kabupaten Sumedang yang menunjuknya sebagai tuan rumah pelaksanaan pelayanan KB bagi para pekerja.
“Terima kasih sudah mempercayakan kepada PT Kahatex. Kegiatan positif ini tentunya merupakan bukti bahwa pemerintah hadir dan peduli kepada para buruh di daerahnya masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Wagub Jawa Barat H. Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Setda Pemprov Jabar Dr. Ir Hj. Dewi Sartika atas nama Pemprov Jabar mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholders atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, dijelaskan Dewi, Hari Buruh merupakan momentum penting sekaligus komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga.
“Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang ada dalam sebuah masyarakat. Generasi Emas harus dibangun dalam keluarga yang kuat sehingga mampu menjadi keluarga yang berkualitas,” ujar Dewi.
Dewi juga berharap, kegiatan tersebut menjadi agent of change untuk perusahaan-perusahaan dan menjadi gerakan awal dalam mensejahterakan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, diberikan pula plakat dari BKKBN kepada Bupati dan PT Kahatex. Terpantau juga, DP3AKB Provinsi Jabar juga turut menyerahkan plakat kepada Bupati, Deputi, PT Kahatex dan Ketua PKK Kabupaten Sumedang.
Bingung Ingin Kuliah yang Berkualitas? Klik aja Link di bawah ini !!!
Cerpen Akhir Pekan : Lilis Yuliati, S.Pd., M.Pd. Jingga... temaram di langit Dayeuh Manggung, semilir… Read More
hanya gara-gara memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja dagangan orang lain, maka doanya tak… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More
Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan lomba… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More