Kader Desa Pasirwangi Kec. Pariwangi Kab. Garut, Eneng Sofiani, S.Pd. (Foto: Rudi Herdiana - grahabignews.com)
Oleh: Rudi Herdiana
Garut – Kami sangat berterima kasih khususnya Dinas PUPR Garut yang telah membantu membangun desa Pasirwangi Kec.Pasirwangi yang belum tercover oleh desa. Hal tersebut diungkapkan Kader Desa Pasirwangi Kec. Pasirwangi Kab. Garut, Eneng Sofiani, S.Pd, Rabu (04/08).
Menurut Eneng, pembangunan TPT Cigembong Blok Panggilingan sangat urgent untuk mengantisipasi terjadinya longsor sekaligus banjir yang sangat berdampak sekali kepada masyarakat. “Ini sangat membantu masyarakat untuk menanggulangi musibah, kecelakaan dan lainnya,” ucap dia.
baca juga: http://grahabignews.com/2021/08/04/pembangunan-tpt-cigembong-cegah-banjir-ke-permukiman/
Tentunya, sebagai warga setelah adanya pembangunan tersebut, merupakan suatu kewajiban bagi masyarakat agar ikut menjaga dan memelihara hasil pembangunan itu. “Menjaga dan memelihara hasil pembangunan adalah tugas kami sebagai masyarakat, karena manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat itu sendiri,” tutur Eneng.
Salah satu manfaat pembangunan TPT tersebut, selain mencegah terjadinya musibah banjir, juga bisa mengurangi pencemaran lingkungan. “Semoga dengan adanya TPT, warga tidak lagi membuang sampah ke Sub.Das Cigembong,” ucapnya.
Memang, diakui Eneng, permasalahan sampah merupakan PR terbesar Desa Pasirwangi, mungkin karena belum tersedianya tempat sampah, sehingga warga membuang di mana saja.
Untuk itu, dirinya bersama RT, RW tokoh masyarakan, unsur desa dan lainnya, akan berusaha mensosialisasikan terkait permasalahan sampah di Desa Pasirwangi. Tujuannya, tiada lain menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang dampak dari membuang sampah sembarangan.
Selain itu, berencana pengolahan sampah organic maupun an organic sehingga bernilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan. “Potensi warga cukup tinggi, tinggal memberikan pemahaman dan pembinaan tentang pengolahan sampah,” ungkapnya.
Tentunya, masih kata dia, dalam penaggulangan masalah sampah, diperlukan kolaborasi dan sinergitas berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, Pemerintah dan stakeholder. “Salah satu pengolahan, misalnya jika harga tomat turun, dari pada di buang percuma, lebih baik di olah menjadi dodol atau makanan lainnya,” imbuhnya.
Di akhir pembicaraannya, Eneng berharap, semoga program-program terutama dari Dinas PUPR bisa berkelanjutan untuk menanggulangi beberapa permasalahan, terkait pelestarian lingkungan di daerah Kecamatan Pasirwangi.
Cerpen Akhir Pekan : Lilis Yuliati, S.Pd., M.Pd. Jingga... temaram di langit Dayeuh Manggung, semilir… Read More
hanya gara-gara memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja dagangan orang lain, maka doanya tak… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More
Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan lomba… Read More
Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More