Berita

Minimalisir Angka Perceraian, KUA Kec. Kadungora Kab. Garut Gelar Bimwin Pra-Nikah Di 5 Kecamatan Secara Tatap Muka dan Virtual

Share posting

Oleh : Agus S&Wishnoe Ida Noor

Kepala  KUA Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut, Yana Riswana, S.Ag., (foto oleh Agus S-grahabignews.com)

Garut – Pada hari Senin, (20/09/2021) di KUA Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut usai dilaksanakan kegiatan program dari  Kementerian Agama Pusat yaitu Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pra-Nikah angkatan ke-7.

Hal itu disampaikan oleh Kepala  KUA Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut, Yana Riswana, S.Ag., pada GrahaBigNews. Acara tersebut dihadiri oleh peserta Bimwin dari 5 Kecamatan, yaitu Kadungora, Leles, Cibiuk, Banyuresmi, dan Kecamatan Leuwigoong di koordinir oleh KUA Kecamatan Kadungora. Jumlah peserta seluruhnya sebanyak 142 orang.

Yana Riswana menjelaskan, kegiatan Bimwin Pra-Nikah ini dilaksanakan dengan menggunakan 2 metode, yaitu cara tatap muka dilaksanakan oleh peserta Bimwin dari Kecamatan Kadungora dan Kecamatan Leles, berjumlah kurang lebih 50 orang.

“Sisanya dilakukan secara virtual dimasing-masing KUA, baik peserta Bimwin dari KUA Kecamatan Leuwigoong, Cibiuk, dan Banyuresmi,’ ujarnya.

Lanjut dikatakannya, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut yaitu, untuk meminimalisir angka perceraian dalam usia pernikahan di Kabupaten Garut dengan mendatangkan nara sumber diantaranya Kepala KUA Kecamatan Kadungora, Camat, Kepala Kemenag Kabupaten Garut, dan Kasi Bimas Islam, serta fasilitator Bimwin sebagai ahli di bidang pembekalan bagi para Catin (calon pengantin).

Masih kata dia, bahwa kegiatan ini sifatnya kontinyu setiap tahun, bahkan di setiap KUA terutama KUA Kadungora, selalu mengedapankan bahwa dalam setiap kegiatan kursus Catin itu dilaksanakan 2 Minggu sekali, di Minggu ke-2 dan ke-4.

“Setiap ada yang mau menikah, kita bimbing dulu kita bina  melaksanakan kegiatan penasehatan sebagai pembekalan awal dalam melaksanakan pernikahan,” ungkapnya.

Yana menjelaskan secara runut terkait administrasi untuk biaya nikah di kantor itu nol persen, adapun yang dilaksanakan di luar kantor itu dikenakan biaya Rp. 600.000 (enam ratus ribu rupiah). Sistemnya bisa dibayar sendiri, pakai jasa atau datang ke KUA.

“Meski saya baru memimpin 23 hari di KUA Kecamatan Kadungora, pihak kami berharap dengan kegiatan Bimwin angkatan ke-7 ini, Catin dan yang sudah menikah untuk mempunyai pembekalan-pembekalan sebagaimana tujuan dalam pernikahan adalah bagaimana menciptakan keluarga sakinah, mawadah, warohmah,” pungkasnya.

 

 


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Senja di Kaki Gunung Cikuray

Cerpen Akhir Pekan  : Lilis Yuliati, S.Pd., M.Pd. Jingga... temaram di langit Dayeuh Manggung, semilir… Read More

1 hari ago

Sebutir Kurma Pengganjal Terkabulnya Doa

hanya gara-gara memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja dagangan orang lain, maka doanya tak… Read More

1 hari ago

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

3 hari ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

3 hari ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

3 hari ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

3 hari ago