Kadisdik Garut : Program GEMILANG Jadi Motivasi Akselerasi Sekolah Penggerak Di Garut Kota
Liputan Khusus
Oleh ; Wishnoe Ida Noor

Garut – Sebelum menyampaikan sabutannya dalam acara launching GEMILANG dan seminar di hotel Harmoni, Selasa (05/10/2021). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Totong, M.Pd diantara senyumnya terlebih dahulu menyampaikan pantun, dan disambut dengan antusias oleh semua tamu undangan dengan jawaban,” cakep”.
Langit biru di Gunung Papandayan
Naik mendaki indahnya pemandangan
Garut Kota jadi andalan
Akan menjadi pemimpin pelopor pembelajaran.
Berenang hingga ke tepi
Berbulu merak di dekat rawa
Sungguh senang hati pak Wakil Bupati
Garut kota tetap berkarya.
Dihadapan Wabup Garut, H Totong mengatakan hal penting yang disampaikan, bahwa ada tantangan di semua Kecamatan dari 42 Kecamatan ini, bagaimana akselerasi teknologi menjadi pendongkrak kualitas pendidikan, dan Alhamdulillah Garut Kota yang pertama menciptakan GEMILANG, dan yang kedua adalah GOREJAG dari Kecamatan Tarogong Kidul
Menurutnya, dengan kemudahan akses internet sekarang ini, dan sudah di implementasikan di setiap desa, sehingga pihak sekolah bisa dengan mudah untuk mengejewantahkan program yang menerapkan teknologi digital, sehingga diharapkan pencapaian mutu pendidikan dan kemajuan teknologi bisa seimbang harapnya.
“Alhamdulillah program sekolah penggerak, sudah 663 masih tertinggal 5 dari Kabupaten Sukabumi dari 668. Untuk itu para Kepala Sekolah yang ada di Garut Kota wajib ikut sampai tuntas program ini, karena Kepala Sekolah penggerak ini merupkan bagian dari salah satu program GEMILANG yaitu sekolah penggerak bagaimana merancang profile pelajar Pancasila indikatornya adalah kebhinekaan, naturalisme, kritis, kegotongroyongan dan lainnya,” ungkap Kadisdik.
Kadisdik menyampaikan terimakasih kepada Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman yang selalu memberikan support dan mereaisasikan PTM terbatas ini, dan kami dalam setiap minggu mengadakan evaluasi dengan seluruh steakholder pendidikan kita tijau sisi protocol kesehatanya, serta kami wajibkan sarana masker untuk anak-anak didik kita dari anggaran BOS, pungkasnya.






