Categories: Artikel

Menyambut Hari Air Sedunia 2022

Share posting

Oleh : Edy Kuntoro, ST., MT.

Sumber: https://worldwaterday.org/

Groundwater, making the invisible visible, menjadi tema untuk perayaan hari air sedunia tahun 2022, semenjak ditetapkan pada tanggal 22 maret 1993 oleh Majelis Umum PBB termasuk Indonesia didalamnya, gaungnya semakin tumbuh dan disadari oleh berbagai pihak.

Kemiskinan, Ekonomi dan kelestarian lingkungan merupakan permasalahan dalam kehidupan manusia dan di percayai oleh anggota PBB bahwa air dan sanisati dapat mengatasi permasalahan tersebut. Air sebagai salah satu kunci mengatasi hal di atas pun terancam keberadaannya akibat pertumbuhan populasi, meningkatanya permintaan pertanian dan industri serta penggunaan lahan yang tidak bijaksana,

Salah salah satu sumber air bagi kehidupan manusia adalah air tanah. Air tanah dibandingkan dengan air permukaan lainnya seperti sungai, danau, rawa sebenarnya cukup besar dari sisi sifatnya yaitu air tawar. Komposisi keberadaan air di bumi adalah 97% berupa air asin dan 3 % air tawar dimana air tanah sebesar 0,9 % air yang ada di bumi sedangkan sungai, danau, rawa dan air atmosfer hanya 0,09 % air yang ada di bumi.

Keberadaan air tanah tidak terlihat karena terletak berada di bawah permukaan tanah yang untuk mengetahuinya pun perlu penelitian dan pendugaan, namun dampak keberadaannya sangat terlihat dibanyak tempat, sehingga dapat dikatakan bahwa air tanah adalah harta karun yang tersembunyi yang meningkatkan kualitas kehidupan kita.

Ketidakterlihatan air tanah dan keterlihatan manfaat dan dampaknya maka di hari air sedunia ini, ingin menyampaikan pesan bahwa melindungi ketidakterlihatan air tanah adalah sesuatu yang harus dan digaungkan serta dilakukan oleh semua insan manusia.

Salah satu upaya agar menjadi terlihat adalah bagaimana air dan lingkungannya harus dekat dan ada di hati setiap insan manusia sehingga harus ada tindakan dan upaya untuk mencapai tujuan tersebut. Aksi kecil yang mestinya dapat dilakukan kita semua adalah tidak membuang sampah sembarangan, di sungai atau saluran air, menghemat air bersih, melindungi sumber air dengan melakukan penanaman pohon, pembuatan sumur resapan atau bahkan sudah mulai mencoba melakukan Panen Air Hujan.

Bertepatan tanggal 22 maret 2022 sebagai hari Air Sedunia yang mempunyai tema “Groundwater making the invisible visible”, bertujuan menarik perhatian dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya air tanah dan mengelolanya dan menjaganya dalam bentuk nyata dan terlihat.

Semoga kita menjadi agen yang menjadikan keberadaan dan pentingnya air tanah semakin terlihat terutama dalam bentuk gerakan dan tindakan.

“Selamat Hari Air Sedunia 2022”


Share posting
rudi herdiana

Recent Posts

Sensus Ekonomi 2026 Disosialisasikan BPS RI

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Sosialisasi… Read More

3 jam ago

Wabup Garut Tegaskan Pastikan Hak Adminduk Anak Terjamin di Isbat Nikah

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri acara Layanan… Read More

3 jam ago

Semangat Kartini dan Cinta Bumi Menyatu, Kolaborasi penuh Warna

Oleh: Rudi Herdiana GrahaBigNews, Garut - Semangat emansipasi perempuan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan berpadu… Read More

14 jam ago

Sumur Bor TMMD ke-128 Hadirkan Solusi Air Bersih untuk Warga Kp. Karang Anyar

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 kembali… Read More

1 hari ago

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama dengan Badan Bank Tanah

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan dari… Read More

1 hari ago

Buka Rakerkab KONI 2026, Bupati Garut Targetkan Masuk 10 Besar Porprov XV dan Kesiapan Tuan Rumah 2030

Oleh : Nurdiansyah Fadillah, S.Pd Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus membuka… Read More

1 hari ago