Pendidikan

SMPN 6 Garut Tanamkan Pendidikan Karakter dan Literasi Siswa

Share posting

Oleh: Rudi Herdiana

Kepala Sekolah SMPN 6 Garut, Dr. Budi Suhardiman, M.Pd. (Foto: Rudi Herdiana – grahabignews.com)

grahabignews.com, Garut – SMP 6 Garut sebagai sekolah penggerak, dengan menggunakan Kurikulum Merdeka harus menciptakan project profil Pelajar Pancasila. Tujuannya untuk membangun karakter anak, agar anak memiliki nilai-nilai keimanan ketakwaan yang berakhlak mulia, berjiwa gotong royong, berkebhinekaan Global, Mandiri, berpikir kritis kerja keras dan lainnya.

Menurut Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 6 Garut, Dr. Budi Suhardiman, M.Pd, sebagai implementasi di lingkungan sekolah, pihaknya menuluncurkan program Mammah (membawa alat makan minum dari rumah), bertujuan untuk mengefektifkan dan mengurangi sampah plastic, khususnya di lingkungan sekolah.

Lanjutnya, setiap hari anak membawa bekal makanan dan minuman dari rumah yang bisa dibawa kembali ke rumah, sehingga mengurangi jajanan yang memakai bahan plastik. “Setelah diujicobakan satu minggu, sampah plastic berkurang hampir 90%,” tutur Kepsek, Sabtu (12/08).

“Sekarang sudah biasa membawa alat makan dan minum dari rumah, supaya jajanan dengan menggunakan sampah plastic. Sebab sampah plastik itu berbahaya serta tidak mudah terurai, beda dengan sampah organic,” ungkap Dr. Budi.

Sementara sisa-sisa plastik, didaur ulang dengan sistem ecobrick, yaitu memanfaatkan sampah plastik yang dimasukan ke dalam botol plastik, lantas di hias. Setelah selesai, dijadikan hiasan atau dibuat pagar hiasan taman sekolah dan lainnya.

Program lainnya, terkait Pendidikan karakter yaitu program Jum’at, dimana Jum’at pertama adalah Jumsih (Jum’at beberesih), guna menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah,

Jumat kedua, Jumsansa (jum’at senam bersama), untuk menjaga kebugaran siswa, Jumat ketiga itu Jumsaber (Jumat sarapan bersama). Maksudnya anak dari rumah bawa bekalnya untuk makan bersama, sehingga terjalin kedekatan antara siswa lainnya, juga belajar etika makan yang baik.

Jumat keempat itu Jumbagi (jum’at berbagi), belajar kepedulian terhadap sesama, khususnya berbagi dengan teman. Di mana uang yang terkumpul diberikan untuk membantu siswa lain, terutama siswa yatim piatu.

Adapun pendidikan literasi, terang Dr. Budi, SMPN 6 Garut memiliki Majalah offline dsan online, yakni Linagar (Liputan Enam Garut) yang berisi tulisan-tulisan ataupun liputan kegiatan sekolah atau luar sekolah oleh para siswa, serta karya-karya Guru SMPN 6 Garut.

“Rubrik Majalah Linagar, Rubrik Lilah (Liputan Sekolah), Tasiwa (Prestasi Siwa), Beni (Berita Alumni), Kepo (Kegiatan Photo dan Video), Gulis (Guru Menulis), Walis (Siswa Menulis) dan Rubrik Cerdik (Cerita Mendidik). Jadi kita belajar menulis di media milik kita, saya sendiri yang memimpin,” jelas dia.


Share posting
rudi herdiana

Recent Posts

Senja di Kaki Gunung Cikuray

Cerpen Akhir Pekan  : Lilis Yuliati, S.Pd., M.Pd. Jingga... temaram di langit Dayeuh Manggung, semilir… Read More

2 jam ago

Sebutir Kurma Pengganjal Terkabulnya Doa

hanya gara-gara memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja dagangan orang lain, maka doanya tak… Read More

2 jam ago

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

2 hari ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

2 hari ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

2 hari ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

2 hari ago