Artikel

Sing Waras Ngalah

Share posting

Artikel Ekslusif

Oleh : H Derajat

Ketua Pasulukan Loka Gandasasmita

Di hari Sabtu yang berbahagia ini, ijinkanlah saya berbagi makna dari kalimat Sing waras ngalah yang sering sekali kita dengar dalam percakapan sehari-hari. Namun apakah kita sungguh-sungguh mengerti tentang maknanya. Saya rasa tidak..inilah buktinya.

Istilah Ngalah justru baru dikenalkan oleh gerakan spiritual budaya dalam dakwah Walisongo. Kata Ngalah bukanlah berasal dari akar kata Kalah melainkan “nga-Allah” yang berarti menuju Allah. Jika Ngalas berarti menuju alas (hutan), Ngawang menuju awing-awing (angkasa) maka Ngalah berarti menuju Allah (berserah diri kepada Allah). Para Auliya mengajarkan akhlaqul karimah dan ajaran-ajaran tauhid yang dengan sangat mudah melekat pada kehidupan masyarakat awam sehari-hari, seperti sifat sabar dan tawakkal dalam ajaran Ngalah tersebut.

Falsafah ini yang selanjutnya menjadi “trilogi aksi” dalam budaya masyarakat Jawa dan umumnya bangsa Nusantara yakni Ngalah-Ngalih-Ngamuk.

Pertama-tama yang dilakukan adalah mengutamakan sikap mengalah (ngalah). Jika diagresi maka lebih cenderung memilih menghindari benturan (ngalih). Tapi apabila terus menerus ditekan dan ditindas, maka keadaan tersebut akan memicu amuk (ngamuk). Namun demikian, dalam situasi “Ngamuk” ini yang perlu diwaspadai adalah efek sampingnya yaitu Ngawur.

Kita lanjutkan

Intermezo sedikit ah..:

KATA “IBU” YANG TAK BISA TERGANTIKAN

Mohon Perhatian …!

Mohon untuk tidak  mengganti sebutan kata  ” IBU ” yang sudah melegenda di Indonesia dengan sebutan sebutan kata lain..

  1. Jangan ganti kata  “UMMI” yang katanya ke Arab-Arab-an
  2. Jangan  kata “EMAK” yang berkesan  ke Sunda-Sundaa-an
  3. Jangan ganti kata “MAMA” yang katanya berkesan ke Barat-Barat-an
  4. Juga jangan ganti kata ” BUNDA ” yang berkesan ke Nasional-Nasionalan.

Kenapa…?

Soalnya kita sudah mengenal dari dulu istilah Air Susu Ibu yang di singkat menjadi “ASI”

Coba bayangkan..

Kalau diganti UMMI menjadi Air Susu Ummi, disingkat menjadi ASU…

Kalo diganti EMAK menjadi Air Susu Emak… disingkat ASEM.

Kalo diganti MAMA menjadi Air Susu Mama dan disingkat ASMA…

Dan juga kalo diganti BUNDA menjadi Air Susu Bunda disingkat ASBUN…

 


Share posting
wishnoe ida

Recent Posts

Senja di Kaki Gunung Cikuray

Cerpen Akhir Pekan  : Lilis Yuliati, S.Pd., M.Pd. Jingga... temaram di langit Dayeuh Manggung, semilir… Read More

2 hari ago

Sebutir Kurma Pengganjal Terkabulnya Doa

hanya gara-gara memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja dagangan orang lain, maka doanya tak… Read More

2 hari ago

Persiapan Matang Hantarkan SDN 4 Pataruman Raih Juara 1 Ajang LCC Tingkat Kab. Garut

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Rasa haru dan bahagia menyelimuti semua jajaran kepengurusan… Read More

4 hari ago

LCC Usai Digelar, Disdik Garut Persiapkan Ajang LCT

Oleh ; Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – “Kalau LCC itu lebih ke penguatan literasi dan… Read More

4 hari ago

Bupati Sebut, LCC Upaya Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Kompetensi Tinggi

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Tuntas sudah acara yang dinantikan dalam penutupan  lomba… Read More

4 hari ago

SDN 4 Pataruman Kembali Menjuarai LCC SD Tingkat Kabupaten Garut 2026

Oleh : Wishnoe Ida Noor Grahabignews.com.Garut – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SD Tingkat… Read More

4 hari ago