Dinkes, BPBD Jabar dan DPC PDI Perjuangan Garut Sinergi Adakan Vaksinasi Massal Di GOR Desa Maripari, Warga 4 Desa Merasa Lega
Oleh : Hidir Hidayat & Rudi Herdiana

Garut – Dinas Kesehatan Kab. Garut bersama Sentra Vaksin BPBD Jabar dan Jajaran DPC PDI Perjuangan Kab. Garut mengadakan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, lansia dan masyarakat umum di wilayah kerja puskesmas maripari.
Kegiatan Vaksinasi tersebut diikuti oleh 400 orang lebih peserta vaksinasi yakni dari Desa Maripari, Desa Sukahaji, Desa Sukaluyu, Desa Sukasono yang dilaksanakan di GOR Desa Maripari Kecamatan Sukawening, Kamis (26/08).
Anggota Dewan Fraksi PDIP Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19.

Samapai sekarang, sebut dia, bahwa jumlah yang telah divaksin baru sebanyak 16 persen dari target vaksinasi nasional. “Dengan kerjasama bersama Puskesmas Maripari yang disediakan 420 dosis vaksin Sinovac hari ini,” katanya.
Karena keterbatasan vaksin juga kuota yang dibatasi, masyarakat dihimbau untuk bersabar. Dimana untuk kedepannya, pelaksanaan vaksin bisa dilaksanakan di desa masing-masing ketika vaksin sudah ada.

Yudha berharap nanti pemerintah pusat untuk bulan September dan di bulan Oktober akan banyak dropping(ketersediaan vaksin). Menurut Yudha, sasaran vaksin ada sejumlah 1. 937. 000 warga Garut yang harus divaksin.
“Baru 320. 000 yang sudah di vaksin dosis pertama, jadi sampai hari ini baru 16 persen warga Garut yang sudah di vaksin, sampai akhir tahun kita berharap selesai,” sebutnya.

Dari pihak kepolisian, kata Yudha, sedang mengawal vaksin yang datang ke Garut. Yuda berharap masyarakat bisa lebih bersabar. “Ketersediaan vaksin, di Dinas Kesehatan Garut ada sekitar 5.000 dosis vaksin Moderna yang tersedia,” jelas Yudha.
“Namun ada dari Kecamatan Kadungora menurut laporan, dari dokter-dokter dari 2 puskesmas resisten, karena takut masyarakatnya mungkin akan menyalahkan, kenapa kok pegal-pegal seperti itu,” ucap Yudha.

Lanjut Yudha, terkait keluhan pegal-pegal, demam, itu adalah reaksi alamiah dari tubuh membentuk antibodi ketika vaksin itu masuk kedalam tubuh. “Hari ini, kita bahu-membahu agar vaksinasi ini sukses, hampir di semua daerah sudah bagus pelaksaan vaksinasi,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil evaluasi, untuk sekarang ada atau tidak adanya doorprize, masyarakat sudah antusias dan vaksinasi adalah hal yang paling fundamental agar masyarakat karena terkait dengan herd immunity (kekebalan kelompok) disamping protokol kesehatan agar pendemi ini berakhir.

Peserta Vaksinasi, Elis Maesyaroh, 46, dari Kp. Pasantren dari Desa Maripari Kecamatan Sukawening mengaku lega setelah mendapatkan vaksin dosis pertama. Disebutkan dia, per RW dijatah sejumlah 9 orang yang mengikuti vaksinasi ini, dan ia termasuk yang mengikuti program vaksinasi massal ini. “Saya menunggu vaksinasi nanti di dosis ke dua , dan semoga saya sehat terus,” harapnya.
Di akhir pelaksanaan vaksinasi, dilakukan pengundian untuk memenangkan doorprize yang telah disediakan. Pemenang hadiah utama berupa mesin cuci jatuh kepada Fitri Melati Warga Kp. Babakan Desa Maripari Kec. Sukawening.


