Tiga Paguron Silat Bersatu Bersihkan dan Menata Talangseng meningkatkan kenyamanan Beraktifitas di Alam Terbuka
Oleh: Rudi Herdiana
GrahaBigNews, Garut – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan secara nyata oleh tiga paguron silat Garut, yakni Perisai Diri Putra Garut (PDPG), GemasPU, dan Putra Garut.
Bertempat di areal Jaringan Irigasi DI. Cimaragas dan sekitarnya, mereka bahu membahu melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan penataan lahan yang sebelumnya merupakan semak belukar tak terurus, Minggu (11/05).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini berhasil mengubah wajah kawasan tersebut menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman untuk digunakan dalam berbagai aktivitas luar ruang seperti camping ground, latihan fisik, hingga sarana edukasi lingkungan.
Tidak hanya mengajarkan nilai kebersihan dan pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga sekaligus menanamkan pemahaman akan pentingnya fungsi irigasi dalam kehidupan masyarakat.
Sebanyak 26 pesilat, baik pria maupun wanita, tua maupun muda, turut ambil bagian dalam kegiatan ini: 7 orang dari PDPG, 9 orang dari GemasPU, dan 10 orang dari Putra Garut.
Mereka bersatu dalam satu gerakan kolektif yang patut diapresiasi, menunjukkan bahwa perbedaan perguruan tidak menjadi penghalang untuk bersama menjaga alam.
Tak hanya pesilat, beberapa Kepala UPT dari Dinas PUPR Kabupaten Garut juga turut terjun langsung ke lapangan. Hadir dalam kegiatan ini Kepala UPT Kecamatan Sukawening, Tarogong Kidul, Cisurupan, dan Tarogong Kaler.
Beberapa komunitas peduli lingkungan pun turut meramaikan dan mendukung kegiatan ini. Sungguh sebuah kolaborasi lintas elemen yang layak dijadikan contoh.
Menurut Yudhi Permana, pelatih dari Paguron PDPG, lokasi ini kini menjadi lebih ideal untuk kegiatan fisik dan mental.
“Tempatnya nyaman dan cocok untuk sarana latihan terbuka, apalagi menjelang Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) tanggal 17-18 nanti. Akan ada rangkaian ujian fisik dan mental yang dilaksanakan di sini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yudhi juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin bulanan.
Ia berharap, ke depannya, pemerintah daerah bisa memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan dan pemanfaatan lokasi ini sebagai ruang publik yang bermanfaat dan edukatif.
Kegiatan hari ini bukan sekadar kerja bakti biasa, tetapi merupakan penanda awal dari kebangkitan sebuah kawasan yang potensial untuk menjadi pusat kegiatan positif masyarakat.
Ini adalah sinyal baik bahwa kepedulian terhadap lingkungan mampu menyatukan banyak pihak dalam satu tujuan: menciptakan ruang terbuka yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi semua.

