Virus Corona dan Virus HIP Sama-Sama Miliki Daya Rusak Tinggi

Share posting

Oleh: Hidir Hidayat, S. Pd

Dr.Agus Nugraha,sekertaris PDM Garut. (Poto: Hidir Hidayat – grahabignews.com)

Garut – Drs. H. Ahab SihabudinSHI, seorang anggota dewan DPRD Provinsi Jawa Barat yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil 14 Kab. Garut menjadi pemateri inti pada kajian dan isue yang sedang berkembang baru-baru ini yaitu RUU HIP(Haluan Ideologi Pancasila) bersama dengan Drs. H. Rafani Akhyar yang merupakan Sekretaris MUI Jawa Barat dan PW Muhammadiyah Jabar di Aula STAIDA Muhammadiyah Garut jl. Bratayuda no 39 Kab. Garut, Sabtu (20/6).

Terkait dengan RUU HIP, Ahab merasa khawatir, kalimat penundaan adalah kalimat politis, tapi kita tekan agar lebih tegas lagi bahwa ini dibatalkan. “Kita melihat banyak gerakan dari Muhammadiyah, NU, MUI dan ini memberikan energi lebih baginya untuk menyuarakannya di parlemen,” jelasnya.

Pada paparan pertama, Ahab mengatakan terkait Muhammadiyah sebagai organisasi besar di tanah air dan menginginkan Muhammadiyah untuk semakin kuat diberbagai lini. Bagaimana pergerakan Muhammadiyah membangun kader yang militan dengan pertumbuhan wakafnya.

dia menyebutkan, bahwa ada 2 nabi yang uswatun hasanah yaitu Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim yang menjadi contoh kepemimpinan yang luar biasa. Dan kedua Nabi tersebut menjadi model kepemimpinan yang hebat.  “Kedua nabi tersebut menjadi pemimpin yang hebat dan menjadi contoh untuk kita,” tuturnya.

tengah: Drs. H. Ahab SihabudinSHI, seorang anggota dewan DPRD Provinsi Jawa Barat yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil 14 Kab. Garut. (Poto: Hidir Hidayat, S.Pd – grahabignews.com)

Dalam paparan selanjutnya, bagaimana kader Muhammadiyah bisa menjadi tokoh-tokoh masyarakat, Ketiga pergerakan itu harus masuk ke ranah politik.  “Ujian yang paling berat adalah diranah politik, alasannya karena di ranah politik ada sumber daya,” ujar Ahab.

Ahab memberikan 4 catatan bagi perhatian kepada masyarakat yang dulu ketua jamaahnya mengambil urunan beras perelek yang terasa pada setiap denyut dakwah Muhammadiyah. Dakwah jamaah tidak ada, kalau daarul arqomnya tidak ada, maka tunggu saja kadernya hilang satu persatu, karena daarul arqomnya tidak ada.

Ruh jamaah tidak saja dengan pendidikan disetiap pesantren-pesantren saja, tapi adalah ruh yang mengalir dari setiap kader di lingkungannya. Apalagi Muhammadiyah harus memiliki cara fikir sendiri dengan memiliki diferensiasi di pendidikan adalah pendidikan kepemimpinan.

Selain itu, dari segi politik, karena Muhammadiyah butuh jaringan politik. “Muhammadiyah ketika dalam peta politik diabaikan, kenapa, karena orang Muhammadiyah rasional. Tak perlu kampanye yang penting memilih pemimpin yang bagus, akhirnya tidak ada tawar menawar apapun kepada Muhammadiyah.

(Poto: Hidir Hidayat, S.Pd – grahabignews.com)

Ahab berharap, Muhammadiyah menjadi sumber kader yang masuk kepada partai politik. Rasionalisme harus ditinjau dari kepentingannya sehingga menjadikan dan memberikan keputusan yang penting yang akan berdampak pada Muhammadiyah ini dan sebagai basis pengkaderan.

Ahab juga mengatakan bahwa Muhammadiyah harus berbicara yaitu dengan kepemimpinan. “Jadilah kamu umat yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah kepada kemungkaran,” kutip Ahab seperti dinukilkan dalam Al Qu’ran. Muhammadiyah harus berbicara bagaimana untuk pemilu kedepan 2024 dan pemilu-pemilu selanjutnya.

Terkait amanat, Ahab mengungkapkan bahwa amanat yang diberikan oleh Muhammadiyah kepadanya harus benar-benar dipikirkannya dan masuk kedalam PKS sebagai naungannya di partai politik adalah amanat yang paling besar.

Sedangkan Drs. H. Rafani Akhyar mengatakan bahwa ada 2 virus yang sangat berbahaya. yaitu virus corona dan HIP. Dua-duanya sama virus. Virus corona membahayakan dan merusak terhadap kehidupan manusia, sendi-sendi ekonomi, politik perdagangan dan menjungkirbalikkan tatacara beribadah. HIP adalah musuh agama dan musuh pancasila. kedua ada persamaan kedua virus ini.

“Corona ada daya mutasi dan daya adaptasi mutasi transmisi terhadap perubahan -perubahan lingkungan. HIP juga mempunyai semangat membangkitkan komunisme dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan, padahal Komunisme dengan segala irisannya dilarang dalam TAP MPRS tahun 1966.


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *