UPT Puskesmas Bayongbong Lakukan Sosialisasi BIAS
Oleh: Gun Gun Imat R

Garut – Imunisasi adalah suatu upaya menimbulkan/meningkatkan kekebalan secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpapar oleh suatu penyakit tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.
Imunisasi ini diberikan pada semua anak dari mulai balita sampai usia sekolah. Pada bulan ini sudah memasuki Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Maka, UPT Puskesmas Bayongbong lakukan sosialisasi BIAS di Aula Puskesmas Bayongbong, Rabu (18/11).

Dalam sambutannya Sekmat Bayongbong, H. dadang Kusnawan memaparkan perkembangan covid-19 yang terjadi di kec. Bayongbong yang terus bertambah.
Hari ini, lanjut Sekmat, Puskesmas Cilimus ditutup karena semua semua staff dan karyawannya mengikuti swab tes. Untuk itu beliau berpesan agar kita selalu mengikuti protocol kesehatan.

Sedangkan kepala UPT pukesmas Bayongbong, Hj. Eulis Dahniar dalam pemaparan materinya menjelaskan, sekalipun dalam masa pandemi seperti saat ini, imunisasi harus tetap dilaksanakan karena memang hak anak,
“kita harus mengakali sistemnya sehingga protocol kesehatan harus tetap dilaksanakn dan tidak menimbulkan masalah baru,” tutur Hj. Eulis.
Adapun jenis imunisasi yang akan diberikan ada 2 jenis yaitu imunisasi campak rubella dan DT untuk anak kelas 1 dan imunisasi Td untuk anak kelas 2 dan 5 Sekolah Dasar. “Sekolah sasaran sebanyak 42 sekolah tingkat SD dan MI,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua TGPP Kec. Bayongbong diwakili oleh Sekmat Bayongbong (H. Dadang Kusnawan, S.Sos), Kepala UPT Puskesmas Bayongbong (Hj. Eulis Dahniar), Koordinator Wilayah Pendidikan Kec. Bayongbong (Kurnaedi, M.Pd).
Kemudian, Perwakilan dari KUA (kemenag) (Sustisna Kusnadi), Ketua tim imunisasi PKM Bayongbong (Hj. Utik Sumiati) dan Para Kepala Sekolah SD dan MI yang berada di wilayah kerja UPT Kec Bayongbong.


