Kampung Ukir Burujul dan Magnet Baru Ukir Kayu

Share posting

Oleh : Hidir Hidayat, S.Pd.

Kampung Ukir Burujul dan Magnet Baru Ukir Kayu (foto oleh Hidir Hidayat-grahabignews.com)

Garut – Fadil, perupa dan kalau boleh bilang maestro seni ukir naga dari Kampung Burujul, muncul begitu liar dan mengalir dengan konsep dan kreasi apik karya perupa khas pedalaman Dayak Kalimantan.

Kira-kira begitu memang kalau diperhatikan, melihat style dan pembawaan yang mencitrakan ciri khas melekat pada sosok perupa satu ini. Tampak sangar dan keras namun hal itu berbanding terbalik dengan kenyataan, lembut, ekspresif, dan intuisif. Begitu nyata.

Ya, Grahabignews mencoba menemuinya, Senin(12/04) di Jl. Kampung Burujul RT 03 Rw 08 Jalan Burujul Kelurahan Cimuncang Kabupaten Garut. Melewati medan yang lumayan terjal, ditemani hamparan pesawahan dan pemandangan dan bukit hijau terhampar depan mata.

Kampung Ukir Burujul, menjadi tempat ekplorasi karya-karya Fadil, sekilas kalau penulis perhatikan lagi, begitu tampak sederhana dan apa adanya perupa ini. Hemat penulis hal tersebut bukan menjadi alasan untuk terus menciptakan karya-karya yang berkarakter pada setiap lekuk pahatan yang tertatah pada sebuah balok kayu.

Kampung Ukir Burujul telah memiliki wadah organisasi seni dengan diketuai oleh Nunung dan M. Fadil sebagai pembinanya. Kedepan KUB Burujul akan menjelma menjadi kawasan kampung seni baru,dan karya seni ukir murni ethnic, kontemporer atau modern ethnic dari karya-karya yang dihasilkan oleh sosok Fadil. Pria yang bernama lengkap Muhammad Fadilah kelahiran Banjarmasin 56 tahun ini, mengagumi sosok seniman dunia, Salvador Dali dari Italia.

“Karya ukir kayu yang saya buat diantaranya dari bentuk hewan naga, harimau dan ular dan banyak lagi jenis yang lain,” katanya.

Fadil mengatakan ada 3 jenis kayu yang dipakai dalam karya seni ukirnya yaitu kayu suren, mahoni dan selong. Kata dia, kayu yang digunakan kebanyakan dari kayu suren karena baunya harum.

“Saya berencana membuat galery disini, dan sedang membenahi tempat dan lokasi yang kelak digunakan, tunggu saja,” terangnya.

Fadil kedatangan Div. Perberdayaan Ekonomi Kerakyatan Komunitas Bersama Talangseng Bisa, Ajat Sudrajat yang ditemani oleh Divisi Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Agi dan Divisi Publikasi KTB, Deni mengatakan bahwa Kampung Ukir Burujul merupakan satu kesatuan dengan komunitasnya. Kordinasi dan supervisi terkait kegiatan ada dalam naungan komunitas Talangseng Bisa.

“Kita kembangkan apa yang masih kurang, kita tata dan benahi,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *