Tetap Waspada, Awasi dan Jangan Lengah Walau Libur Sekolah
Oleh : Hidir Hidayat

Garut – Kordinator Pengawas Korwil Pendidikan Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Dedah Maryonah, S.Pd.M.Pd yang didampingi oleh pengawas bina Tintin Surtini, S.Pd.M.Pd mengatakan bahwa pihak nya telah siap kembali untuk menyambut Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tanggal 24 Mei 2021 nanti, apalagi selepas libur panjang Idul Fitri.
Dedah menghimbau agar orang tua tetap mengawasi anak-anaknya dalam hal protokol kesehatan (prokes), apalagi selepas libur sekolah di Idul Fitri 1442 H ini dan tetap waspada untuk menghindari penularan Covid-19, Senin (17/05).
“Orangtua tetap harus awasi anak-anak walaupun sedang liburan, sejauh ini tidak ada komplen orangtua, malahan menunggu kapan kelas kami untuk masuk,” kata Dedah.

Sesuai pengaturan sesuai prokes dan anjuran arahan SKB empat mentri pihaknya tetap berkomunikasi dengan grup pemangku kepentingan sekolah, sekolah dengan grup orang tua.
“Sebelumnya kita telah mempersiapkan, dan untuk Tarogong Kidul sudah siap untuk tanggal 24 Mei nanti, kalaupun ada kekurangan kita persiapkan lagi, tetap ketat dan disiplin,” katanya.
Lanjut dia, terkait pemetaan kesiapan sekolah menghadapi PTM, Ia mengatakan ada tambahan misalkan masker yang sudah digunakan otomatis harus menyediakan lagi.
“Malahan ada tambahan terkait alat-alat kesehatan juga, seperti thermogan, masker yang telah digunakan kemarin jangan alakadarnya, harus sesuai spesifikasi,” ujar Dedah.

Lanjut dia, anak juga harus tahu terkait suhu tubuhnya setelah dicek melalui thermogan. Ia juga menghimbau bagi orangtua apalagi selepas libur Idul fitri supaya lebih intens lagi dalam mempersiapkan anak dan jangan lengah untuk tetap waspada.
“Sekolah punya grup masing-masing untuk menginformasikan kepada orangtua ataupun anak didiknya dalam hal pemberitahuan dan tetap waspada terhadap covid-19 apalagi selepas liburan Idul Fitri 1442 H,” katanya.
Harapannya pemetaan kesehatan yang sesuai yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing, diharapkan bisa menjadi solusi dalam menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) nanti.
“Ada opsi satu dan opsi dua dan desain yang disesuaikan dengan jumlah siswa masing-masing yang dipilih dan kondisi sekolah,” pungkasnya
Bingung Ingin Kuliah yang Berkualitas? Klik aja Link di bawah ini !!!


