Sekolah Sungai Cimanuk Turut Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2021

Share posting

Oleh ; Wishnoe Ida Noor

Sekolah Sungai Cimanuk Turut Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2021 (foto file SSC-grahabignews.com)

 

Garut – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, bagi para pemerhati, penggerak, dan aktivis yang tetap peduli pada linkungan, tentu saja moment tersebut merupakan suatu hal yang tak bisa dilewatkan. Dimana di dalamnya bisa terus melakukan edukasi pada khalayak untuk merubah pola pikir kea rah yang lebih positif untuk senantiasa menjaga, memelihara, dan melestarikannya.

Seperti halnya keberadaan Sekolah Sungai Cimanuk yang berada di kawasan Sudirman No. 15 pinggir jembatan Copong Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong kidul Kabupaten Garut, kiprah dan gerakannya sungguh luar biasa, kompak, solid, dan bersinergi dengan semua pihak, sehingga barisannya kian rapat, dan kokoh guna mewujudkan lingkungan bersih, nyaman, serta aman di seputaran sungai maupun lingkungan hutan.

Di gerbang sekolah sungai Cimanuk (foto file SSC-grahabignews.com)

“Pada hari ini, Sabtu tanggal 5 Juni 2021 sekolah sungai Cimanuk turut memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) dengan tema “environment restoration” atau “restorasi lingkungan”.

Aktivis sekolah sungai Cimanuk menanam bibit buah buahan di pinggir sungai Cimanuk (foto file SSC-grahabignews.com)

Hal itu dikatakan oleh Humas berikut salah satu Pendiri Sekolah Sungai Cimanuk Kabupaten Garut, Kang Moelyono Khadafi pada GrahaBigNews, pukul 09.44 melalui seluler. Leboh lanjut dijelaskan, bahwa restorasi lingkungan adalah upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal mula, yang mencakup usaha pencegahan dan mengatasi berbagai kerusakan alam yang disebabkan oleh tangan tangan manusia.

Gedung sekolah sungai Cimanuk (foto file SSC-grahabignews.com)

“Berangkat dari kepedulian Sekolah Sungai Cimanuk terhadap lingkungan, ada kehawatiaran hilangnya banyak lahan basah yang menjadi penyeimbang ekosistim di sebabkan setiap tiga detik dalam hidup kita dunia kehilangan beberapa titik hutan alamnya,” tandas Kang Moel.

Ketua Sekolah Sungai Cimanuk, Ade Ripki bersama kepala BPBD Garut, Satria Budi (foto file SSC-grahabignews.com)

Dalam hal ini kata dia, sekolah sungai Cimanuk mengajak pada semua pihak, mari bersama berupaya untuk mengembalikan lagi hijaunya kawasan hutan dan melindungi sungai Cimanuk dan anak sungainya untuk kita lestarikan.

“Mari berpartisipasi untuk menyelamatkan lingkungan dengan melakukan beragam langkah atau aktivitas dalam rangka ikut serta menyelamatkan lingkungan bersama Sekolah Sungai Cimanuk,” ajak Kang Moel mengakhiri penjelasan singkatnya pada GrahaBigNews.

 

 

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *