Wabup Garut Berharap Puskesmas Bisa Menampilkan Kesan Ramah Anak

Share posting

Oleh: Wishnoe Ida Noor

Wakil Bupati Garut, Dr. Helmi Budiman, Meresmikan Ruang Imunisasi Area Ramah Anak Dan Mushola Di UPT Puskesmas Samarang, Rabu (16/5/21). (Foto : Yogi Budiman/Diskominfo Garut – grahabignews.com)

Garut – Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman meresmikan Klinik Terpadu Ruang Imunisasi Area Ramah Anak dan Mushola Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Samarang di Kecamatan Samarang Kabupaten Garut, Rabu (16/6/21).

Dalam sambutannya, Wabup Garut menegaskan, puskesmas harus memiliki fasilitas lengkap seperti ruang imunisasi, mushola, perpustakaan dan lain sebagainya, sehingga puskemas bisa memberikan kesan tempat pelayanan kesehatan yang ramah anak bukan tempat yang menakutkan.

“Jadikan masyarakat kita masyarakat yang cerdas, pintar, dan sehat, jadikan puskesmas itu puskesmas yang ramah anak, puskesmas itu harus ditampilkan sebagai tempat pelayanan kesehatan yang ramah anak, bukan tempat yang menakutkan,” ujarnya.

(Foto : Yogi Budiman/Diskominfo Garut – grahabignews.com)

Ia juga menjelaskan, puskesmas memiliki fungsi lebih ke arah preventif dan promotif, sehingga ia menilai baik tidaknya puskesmas bukan dari banyaknta kunjungan pasien ke puskesmas, melainkan banyaknya kunjungan pegawai puskesmas ke masyarakat.

“Puskesmas fungsinya lebih ke arah preventif dan promotif. Baik tidaknya puskesmas itu adalah bukan banyaknya kunjungan pasien ke puskesmas, tetapi sebaliknya kunjungan karyawan puskesmas ke masyarakat bagaimana membina masyarakat agar hidupnya sehat diberikan kecerdasan bekerjasama dengan para kiyai, dan Forkopimcam memberikan penyuluhan-penyuluhan agar masyarakat mempunyai pola hidup sehat, jadi itu ukurannya, bukannya kita banyak berdiam diri di kantor sebagai karyawan, yang baik kita harus jemput bola, pelayanan sering door to door ke masyarakat,” ucapnya.

Ia mengimbau untuk para tenaga kesehatan yang ada di puskesmas untuk tidak banyak berdiam diri di puskesmas. “PR kepala dinas, para tenaga kesehatan, jangan banyak berdiam diri di puskesmas. Kalau begini berapapun membangun, berapapun punya obat, berapapun punya tenaga, tidak akan pernah mencukupi dikarenakan orientasi kita tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh negara baik provinsi maupun kabupaten.” pungkasnya.

Bingung Ingin Kuliah yang Berkualitas? Klik aja Link di bawah ini !!!

http://pmb.fteknikuniga.ac.id


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *