Mohon Perlindungan Allah dari Diri yang Terkutuk
sebuah penjelasan yang langka tentang setan dari jenis manusia dan jin
Artikel Eksklusif
Oleh : H Derajat
Ketua Pasulukan Loka Gandasasmita

Sifat-sifat setan yang sering bercokol di dalam diri seringkali menjerumuskan si pembawa diri ke kubang kehinaan yang berujung penyesalan.
Gus Baha dalam sebuah kajiannya pernah menyampaikan bahwa setiap nabi mempunyai tantangan masing-masing pada setiap zamannya.
Selain menguraikan tentang peran setan dalam mengatur tipu daya dan propaganda yang dilancarkan untuk menyerang Nabi Muhammad, Gus Baha juga menjelaskan tentang beberapa hal yang berkaitan dengan penamaan setan, baik yang dari unsur jin maupun manusia.
Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Alquran:
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا ۚ وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (QS. Al-An’ãm [6]: 112)
Ayat di atas menunjukkan, setiap nabi mempunyai musuh setan dari unsur jin dan manusia.
Untuk lebih memahami tentang setan dari jenis manusia yuk kita sama-sama baca risalahnya, agar kita segera menyadari untuk memohon perlindungan pada Allah dari diri yang terkutuk :
Allah SWT berfirman:
“Ia (Iblis) berkata, “Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka. Dia (Allah) berfirman, “Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku”. Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hambaKu, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat.” (QS Al Hijr: 39-42).
Dan ku tutup dengan do’a :
Robbi audzu bika min hamazatis syayathin wa audzubika Robi an yahduruun
“Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan # Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.”

