Ketika Rasulullah Menutupi Aib Orang Lain
Artikel Eksklusif
Oleh : H Derajat

Ilustrasi gppglesratch-portalmadura.com
Bismillahirrohmanirrohim
Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala ali Sayyidina Muhammad.
Berikut adalah sebagian kecil dari Kisah Rasulullah dalam menutup aib orang lain, lihat betapa hukum syariat pun sangat lentur diera Rasulullah demi kebaikan umat berbeda dengan di zaman sekarang apabila orang berbeda pendapat dengan dirinya langsung dikatakan bid’ah, kafir, syirik dll seolah hukum itu milik dirinya sendiri dan senang dengan mengungkap kekurangan orang lain.
Kisah #1
Dikisahkan, bahwa suatu hari para sahabat sedang berkumpul di masjid. Lalu terciumlah bau kentut diantara mereka, sehingga membuat para sahabat tidak tahan dengan bau tersebut, salah seorang dari mereka berdiri dan berkata,
“Barangsiapa yang kentut, silakan bangun”. Hening, tak seorang pun berdiri.
Ketika datang waktu Isya mereka berkata, “Orang yang kentut pasti akan berwudhu setelah ini. Orang itulah yang kentut”.
Setelah itu, para sahabat menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang keluar. Masih seperti tadi, tak seorang pun yang beranjak dari tempat duduknya, mungkin malu.
Lalu Bilal bangun untuk mengumandangkan adzan. Kemudian Nabi Muhammad berkata: “Tunggu dulu, aku belum batal, tapi aku hendak berwudhu lagi.”
Lalu para sahabat pun ikut berwudhu dan tidak diketahui siapa yang kentut waktu itu.
Kisah #2
Usai shalat ashar di masjid Quba, seorang sahabat mengundang Nabi beserta jamaah untuk menikmati hidangan daging unta di rumahnya. Ketika sedang makan, ada tercium aroma tidak sedap.
Rupanya diantara yang hadir ada yang buang angin. Para sahabat saling menoleh. Wajah Nabi sedikit berubah tanda tidak nyaman.
Maka tatkala waktu shalat maghrib hampir masuk, sebelum bubar, Rasulullah berkata: “Barangsiapa yang makan daging unta, hendaklah ia berwudhu!”.
Mendengar perintah Nabi tersebut maka seluruh jamaah mengambil air wudhu. Dan terhindarlah aib orang yang buang angin tadi.
Subhanallah. Sungguh, dalam diri Nabi terdapat teladan yang baik bagi kita semua.










