Bertambah Lagi 6 Orang Kasus Suspek Covid-19 Di Kab. Garut

Share posting

Oleh : Wishnoe Ida Noor

Garut – Yeni Yunita selaku Humas Gugus Tugas Covid-19 Kab. Garut, menyampaikan keterangan Pers-nya, bahwa perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut s.d Hari ini Kamis, 17 September                                         2020 Pukul 17.00 WIB. Berdasarkan data dari Sub Devisi pencegahan Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Garut

1.Pada hari ini, Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 melakukan skrining masif sebanyak 352 orang, dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel swab;

2.Telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-112 dan KC-133 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 30 orang, dan pada kontak erat KC-102 di Kecamatan Cikajang sebanyak 26 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab;

3.Terdapat penambahan laporan kasus suspek Covid-19 sebanyak 6 orang, yaitu 2 orang asal Kecamatan Tarogong Kaler, 1 orang asal Kecamatan Leuwigoong, 1 orang asal Kecamatan Bayongbong, 1 orang asal Kecamatan Cilawu, dan 1 orang asal Kecamatan Selaawi;

4.Menindaklanjuti hasil testing, tracing dan tracking, maka hari ini ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 5 orang, yaitu laki-laki (KC-155) usia 49 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, dan perempuan (KC-156) usia 32 tahun dari Kecamatan Karangpawitan, Penambahan lainnya terdapat dari Kecamatan Cikajang, masing-masing perempuan (KC-152) usia 43 tahun, perempuan (KC-153) usia 27 tahun, perempuan (KC-154) usia 16 tahun.

5.Pada hari ini pula telah dilaporkan kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai pemantauan (isolasi) sebanyak 1 orang, yaitu perempuan (KC-78) usia 55 tahun dari Kecamatan Talegong;

6.Adapun total kasus Covid-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable dan Konfirmasi +) sampai hari ini sebanyak 6872 kasus, terdiri dari :

a) Kontak Erat: 3727 orang,(702 Kasus isolasi mandiri dan 3025 Kasus discarded/selesai pemantauan);

b) Suspek: 2.989 kasus (23 Kasus isolasi mandiri, 3 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2926 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal);

c) Probable: 0 kasus

d) Konfirmasi + : 156 kasus, (1 Kasus isolasi mandiri, 57 Kasus isolasi RS/perawatan, 91 Kasus sembuh dan 7 Kasus meninggal);

7.Menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari STIGMA pada mereka yang terkena musibah menjadi penderita (terinfeksi) Covid-19, berikan dukungan dan doa terbaik agar mereka kembali sehat walafiat. Dan bagi masyarakat lainnya untuk terus optimal berikhtiar agar tidak terinfeksi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari;

8.Keterlibatan dan dukungan masyarakat serta pihak lain dalam upaya memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, upaya ini dilakukan dengan 2 cara : Pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak), Kedua : memutus rantai penularan dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *