Dinas PUPR Kab Garut Diamanati Anggaran DAU Rp. 373 M Lebih

Share posting

Oleh: Rudi Herdiana

Kabid Bina Program, H. Gun Gun Sukma Selaku Kabid Bina Program pada Dinas PUPR Garut. (Photo: Rudi Herdiana – grahabignews.com)

Garut – Tingginya Indeks Pembangun Masyarakat (IPM)  suatu daerah, diantaranya adalah sector insfrastruktur daerah. Salah satu SKPD yang diamati untuk membangun insfrastruktur daerah adalah Dinas PUPR.

Mewakili Kepada Dinas PUPR, Hj. Luna Avriantini, MT., Kabid Bina Program, H. Gun Gun Sukma mengatakan bahwa Anggaran Dinas PUPR tahun 2021 adalah Rp. 373.801.327.951,00 dengan jumlah lokasi untuk pengadaan langsung sebanyak 602 dan tender sebanyak 138 paket, ditambah pembebasan lahan di 7 lokasi.

Kemudian Dana Bantuan dari Propinsi (Banprop.) Jawa Barat sebasar Rp. 125.060.056.080 sebanyak 368 lokasi dengan jumlah tender 19 dan 349 penunjukan langsung.

Selanjutnya melalui DAK (Pusat, reda) Rp. 72 Milyar di bagi untuk tiga  bidang, yaitu bidang Binamarga Rp. 40 Milyar, Bid. Sumber Daya Air Rp 10 M dan bidang Insfrastrutur Permukiman 20 M.

Diakui Kabid, untuk jalan Bypass Cigobing pada tahun kemarin terkena efesiensi anggaran senilai Rp. 12 milyar, tapi tahun ini dianggrakan lebih besar, yakni sebesar Rp. 39 Milyar.

“Direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, maksimal bulan ini masuk proses lelang ,sehingga sesuai arahan dari Propinsi sudah terbit SPK di bulan April 2021,” ungkapnya.

Sementara untuk pembangunan jalan poros tengah yang sempat tertunda, yaitu jalan Sukamurni Kec Cilawu menuju jalan Wangunjaya Banjarwangi, terpaksa tahun sekarang juga ditangguhkan lagi, karena harus melengkapi persyaratan lainnya.

“Jalan poros tengah, kita Skip dahulu (ditangguhkan,red) sambil menunggu proses penyelesaian dokumen-dokumen lingkungan sebagai pendukung pelaksanaan pembangunan jalan tersebut. Memang jalan itu merupakan salah satu jalan yang sangat dibutuhkan karena Kementrian PUPR RI akan ada jalur tengah selatan,” jelas Kabid.

Jalur tengah selatan tersebut,terdiri 3 ruas yang akan digunakan, yaitu jalan Sumadra-Cileuleuy, jalan Pameugatan-Singajaya dan Jalan Singajaya-Taraju. Artinya bahwa kemungkinan ke depan jalan tersebut diangkat statusnya menjadi jalan Propinsi.

“Otomatis kabupaten tidak mempunyai jalan langsung akses ke sana, kecuali kita membuat jalan baru seperti sekarang yang akan dibangun jalan Sukamurni Kec. Cilawu menuju jalan Wangunjaya Kec. Banjarwangi,” jelas H. Gun Gun.

Diharapkan Kabid, keberadaan program kegiatan ini menjadi bagian penting bagi masyarakat, yaitu meningkatkan kesejahteraan. Jangan sampai malam membuat polemic, maka diperlukan kerjasama berbagai pihak sesuai tugas dan fungsinya.


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *